Zona Muslim

Keutamaan Puasa Syawal Bagi Umat Islam yang Perlu Diketahui

×

Keutamaan Puasa Syawal Bagi Umat Islam yang Perlu Diketahui

Sebarkan artikel ini
keutamaan puasa Syawal
Ilustrasi Keutamaan Puasa Syawal || Photo by Freepik || 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.IDZONA MUSLIM – Keutamaan puasa Syawal bisa diperoleh jika umat muslim melaksanakannya dengan ikhlas dan sesuai ajaran Islam. Ya, ibadah puasa sunnah di bulan Syawal sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Hal ini dikarenakan, puasa yang dikerjakan pada bulan Syawal akan mendatangkan banyak pahala. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait puasa Syawal dan keutamaannya, yuk simak pembahasan berikut.

Apa Saja Keutamaan Puasa Syawal?

Puasa sunnah Syawal sebaiknya dilakukan enam hari berturut-turut tepat setelah Idul Fitri, yaitu pada 2 hingga 7 Syawal dengan membaca niat. Namun, puasa Syawal yang dikerjakan dengan tidak berurutan, maka tetap akan mendapatkan berkah dari Allah SWT.

Niat sebelum berpuasa adalah “Nawaitu shauma ghadin an ada’i sunnatis syawwali lillahi ta’ala” yang artinya “Aku berniat puasa sunnah Syawal di esok hari karena Allah Ta’ala”. Adapun beberapa keutamaan dari menunaikan puasa Syawal di, antaranya:

1. Pahala Puasa Satu Tahun

Keutamaan menunaikan puasa sunnah di bulan Syawal yang pertama adalah mendapatkan pahala puasa satu tahun. Hal ini pun tertuang dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari yang dikutip oleh Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dalam Kitab Nihayatuz Zain.

Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian menunaikan puasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya pahala puasa selama setahun penuh”. (HR. Muslim)

Dalam Al-Qur’an pada surat Al-An’am ayat 160 dijelaskan bahwa setiap satu amal ibadah akan dibalas dengan pahala sebanyak sepuluh kali lipat. Dengan demikian, umat Islam yang menunaikan puasa Syawal bisa memperoleh keberkahan.

2. Penyempurna Puasa Ramadhan

Salah satu keutamaan dan manfaat dari melaksanakan ibadah sunnah, yakni sebagai penyempurna puasa Ramadhan. Sebagaimana sholat sunnah rawatib, seperti qabliyah dan ba’diyah yang bisa menjadi penyempurna bagi sholat wajib.

Tak berbeda dengan puasa Syawal yang merupakan puasa sunnah di mana menjadi penyempurna puasa Ramadhan. Karena itu, jika dilaksanakan sesuai syariat Islam, maka akan menjadi ladang untuk mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT.

3. Tanda Diterimanya Puasa Ramadhan

Keutamaan yang bisa diperoleh selanjutnya, yaitu sebagai tanda diterimanya puasa di bulan Ramadhan. Ciri-ciri diterimanya amal ibadah adalah konsistensi dalam melakukan ibadah yang lain setelah ibadah pertama selesai.

Begitu pula dengan puasa yang dilaksanakan di bulan Ramadhan. Salah satu yang menjadi ciri diterimanya puasa Ramadhan seorang umat muslim adalah ketika melakukan puasa Syawal setelahnya.

4. Sebagai Tanda Rasa Syukur

Menunaikan puasa Syawal dengan membaca niat terlebih dahulu merupakan bukti syukur seorang hamba. Sebab, selama bulan Ramadhan telah mendapatkan anugrah dan keberkahan dari Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *