Bandar LampungLampungPemerintahan

Kolaborasi Pemprov dan PTS, Kunci Hadapi Tantangan SDM dan Lapangan Kerja di Lampung

×

Kolaborasi Pemprov dan PTS, Kunci Hadapi Tantangan SDM dan Lapangan Kerja di Lampung

Sebarkan artikel ini
Wagub Lampung, Jihan Nurlela, mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, yang hadir menjadi narasumber dalam silaturahmi bersama Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Wagub Lampung, Jihan Nurlela, mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, yang hadir menjadi narasumber dalam silaturahmi bersama Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan produktif, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan inovatif, meningkatkan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Lampung memahami bahwa pembangunan tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dari berbagai pihak. Kolaborasi ini diharapkan dapat mengatasi berbagai isu strategis, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Lampung.

Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjembatani ketimpangan antara jumlah lulusan perguruan tinggi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan di Lampung, menghadapi persaingan antar PTS, dan mengatasi minat masyarakat yang tinggi untuk menempuh pendidikan di luar Provinsi Lampung.

“Kebersamaan dan optimisme adalah kunci untuk meraih kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Lampung, guna mewujudkan Visi masyarakat Lampung dan cita-cita pembangunan nasional,” kata Wagub.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan perguruan tinggi melalui berbagai strategi, termasuk kolaborasi riset, pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, optimalisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta pengembangan talenta unggul yang siap berkontribusi pada pembangunan bangsa sebagai pusat inovasi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar M.Sc., menyampaikan bahwa sekitar 80% dosen di wilayahnya masih berpendidikan S2 dan perlu difasilitasi untuk melanjutkan studi doktor.

Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Kemendikbudristek yang berfokus pada “Dikti Berdampak”.

“Kami berharap perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah II dapat mendukung dan bergerak bersama untuk memberikan dampak positif di tengah masyarakat, tidak hanya di Provinsi Lampung tetapi juga secara nasional,” ujar Prof. Iskhaq. (Rls/SA)