Penilaian Indek SPBE juga dilakukan pada kementerian, lembaga non kementerian serta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Penilaian indeks SPBE Provinsi Lampung (3,37) predikat baik. Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Barat, Way Kanan, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Pringsewu dan Metro, predikat cukup. Sedangkan dua daerah, Kota Bandar Lampung Indek (1,50) dan Kabupaten Tanggamus Indek (1,60) predikat kurang.
Ada beberapa daerah di Lampung belum menerapkan sistem pelayanan publik berbasis elektronik yaitu, Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Timur, Tulangbawang dan Pesisir Barat, sehingga belum ada penilaian dari Menpan RB.
Salah satu akademisi Koderu di Bandar Lampung, mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Gubernur Arinal dalam memimpin Provinsi Lampung.
Selain banyak penghargaan yang diraih dari pemerintah pusat, IPM Lampung di masa kepemimpinan Arinal Djunaidi-Chusnunia meningkat kategori tinggi. Juga ekonomi Lampung tumbuh membaik disaat dunia dan Indonesia dilanda wabah Covid-19. (W9-jam)
Indeks SPBE Provinsi se-Sumatera 2022:
1. Lampung (3,37)
2. Sumatera Barat (3,18)
3. Bengkulu (3,11)
4. Bangka Belitung (3,01)
5. Riau (3,00)
6. Sumatera Utara (2,81)
7. Sumatera Selatan (2,80)
8. Aceh (2,76)
9. Kepulauan Riau (2,68)
10. Jambi (2,19)
Indeks Nilai 3 SPBE Provinsi di Indonesia:
1. Jakarta (3,67)
2. Kalbar (3,42)
3. Jabar (3,37)
4. Lampung (3,37)
5. NTT (3,35)
6. Jawa Tengah (3,34)
7. Jawa Timur (3,30)
8. NTB (3,24)
9. Sumatera Barat (3,18)
10. Bengkulu (3,11)
11. Banten (3,03)
12. Yogyakarta (3,02)
13. Bangka Belitung (3,01)
14. Riau (3,00)
(Rls/SA)











