Nasional

Maraknya Kasus Daycare, BSN Tegaskan Pentingnya Penerapan SNI Taman Asuh Ramah Anak untuk Lindungi Generasi Emas

34
×

Maraknya Kasus Daycare, BSN Tegaskan Pentingnya Penerapan SNI Taman Asuh Ramah Anak untuk Lindungi Generasi Emas

Sebarkan artikel ini
Direktur Penguatan Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Nur Hidayati || Foto: BSN
Direktur Penguatan Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Nur Hidayati || Foto: BSN

Selain itu, lingkungan daycare harus dirancang ramah anak dan inklusif, serta menggunakan peralatan bermain yang memenuhi standar keamanan. Pengelola juga diwajibkan melakukan deteksi dini terhadap tumbuh kembang anak, meliputi aspek sosial-emosional, bahasa, motorik, dan kognitif, guna memastikan setiap anak mendapatkan stimulasi yang tepat.

Senada dengan Nur Hidayati, Direktur Pengembangan Standar Agro, Kimia, Kesehatan, dan Penilaian Kesesuaian BSN, Heru Suseno menegaskan bahwa penerapan daycare ber-SNI bukan hanya soal kepatuhan terhadap standar, tetapi juga investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi unggul.

Baca Juga  Serah Terima Gedung Kantor dari BRIN Ke BSN, Kepala BSN: Kami Berusaha Optimalkan Pemanfaatan Aset

“Standardisasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan pengasuhan yang aman sekaligus mendukung peningkatan partisipasi angkatan kerja, khususnya perempuan,” terangnya.

BSN mengajak pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat untuk bersama-sama mendorong implementasi SNI Taman Asuh Ramah Anak secara luas. Dengan penerapan standar yang konsisten, diharapkan layanan daycare di Indonesia semakin terpercaya, sehingga orang tua dapat bekerja dengan tenang dan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, bahagia, dan berkualitas.

Baca Juga  Orang Indonesia Sudah Kecanduan HP, Berikut Faktanya!

Untuk mempercepat implementasi SNI Taman Asuh Ramah Anak, BSN mendorong peningkatan kesadaran masyarakat, dukungan regulasi dan kemudahan perizinan, serta penguatan kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan bagi penyedia layanan daycare.

Saat ini, BSN juga tengah melakukan pendampingan kepada salah satu penyedia layanan sebagai bagian dari implementasi standar, serta telah menyiapkan infrastruktur mutu melalui penetapan Skema Penilaian Kesesuaian Sektor Jasa untuk Taman Asuh Ramah Anak sebagai dasar pelaksanaan sertifikasi layanan daycare sesuai SNI.

Baca Juga  Hadapi Tantangan Global, BSN Perkuat Akreditasi ISPO untuk Daya Saing Sawit

Melalui penguatan standardisasi, BSN berkomitmen mendukung terwujudnya Indonesia Layak Anak 2030 dan Indonesia Emas 2045, dengan memastikan setiap anak Indonesia memperoleh haknya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. (Rls/SA)