“Prinsip saya pemerintah tidak pernah menyusahkan rakyat, tapi bagaimana pemerintah mensejahterakan rakyat. Kita gak bisa demo sini, demo sana kita harus lihat isi undang-undangnya secara utuh,” sambungnya.
Meski begitu, orang nomor satu di Kota Tapis Berseri tersebut mengakui bahwa dirinya memang belum membaca undang-undang tersebut.
“Saya juga belum membaca undang-undang itu, harusnya undang-undang itu disebarluaskan untuk kepentingan rakyat,” paparnya.
Namun, ia menegaskan bahwa tujuan ditetapkannya undang-undang tersebut tentunya untuk membela buruh.
“Buruh pasti dibela. Lihat saja setiap tahun mana upah buruh tidak saya naikin di kota. Mulai dari saya jadi wali kota naik terus, banyak yang saya bela tingkat bawah, rakyat kecil itu harus kita bela,” pungkasnya. (SA)











