Bandar LampungLampung

Masuk Level 1, Eva Dwiana: Jangan Terlalu Sumringah

23
×

Masuk Level 1, Eva Dwiana: Jangan Terlalu Sumringah

Sebarkan artikel ini
Walikota Eva Dwiana mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga prokes meski saat ini kota Bandar Lampung sudah memasuki PPKM leve 1 || Foto: 5w1hindonesia.id
Walikota Eva Dwiana mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga prokes meski saat ini kota Bandar Lampung sudah memasuki PPKM leve 1 || Foto: 5w1hindonesia.id

5w1hindonesia.id, Bandar Lampung – Walikota Eva Dwiana mengingatkan kepada masyarakat agar tidak terlalu sumringah karena saat ini kota Bandar Lampung sudah memasuki PPKM level 1 zona covid-19.

Pencapaian tersebut menurutnya hasil dari kerjasama antara masyarakat dan pemerintah.

“alhamdulillah ini berkat kerja keras semua masyarakat, pemerintah dan forkopimda kota Bandar Lampung bisa masuk PPKM level 1,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Mirip Kasus Deddy Corbuzier, Warga Bandarlampung ini Lolos dari Maut!

Meski sudah memasuki PPKM level 1, Eva mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ketat agar kota Bandar Lampung bisa mempertahankan PPKM level 1 dan menuju zona aman dari Covid-19.

“Tapi bunda berharap kepada seluruh masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan. Supaya tetap untuk kita, zona aman sudah di depan mata kita. Jangan kaya kemarin karena kita sudah level 1 kita terlalu sumringah masih ada yang enggak pakai masker,” katanya.

Baca Juga  PD Pasar Tapis Berseri Sambut Baik Gelaran Rapid Test Massal

Ia pun meminta agar kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah yang baik ini terus dijaga agar geliat perekonomian di kota Bandar Lampung bisa berangsur normal seperti sediakala.

Baca Juga  71 Laboratorium Medik dan 1366 Laboratorium Penguji Terakreditasi KAN

“Jadi tolong tetap jaga prokes, karena tanpa kerjasama yang baik pemerintah tidak bisa mengentaskan covid-19 di Bandar Lampung. Kalau nanti setelah lebaran kita masih level 1, insha allah kita akan ke zona aman dan semua aktivitas bisa kembali normal,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *