Zona Muslim

Niat Puasa Daud, Tata Cara, dan Keutamaan Melakukannya

×

Niat Puasa Daud, Tata Cara, dan Keutamaan Melakukannya

Sebarkan artikel ini
niat puasa Daud
Ilustrasi Niat Puasa Daud || Photo by Philadelphia Magazine || 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.IDZONA MUSLIM – Niat puasa Daud merupakan salah satu hal yang wajib diketahui oleh umat muslim. Puasa Daud dilakukan oleh Nabi Daud AS sepanjang hidupnya yang diamalkan dengan sehari berpuasa dan sehari berbuka atau selang-seling.

Perlu diketahui, puasa Daud hukumnya sunnah di mana jika dilakukan akan mendapat pahala tidak berdosa apabila ditinggalkan. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait puasa Daud, yuk simak pembahasan selengkapnya berikut.

Niat Puasa Daud dan Tata Cara Melakukannya

Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa puasa Daud merupakan puasa sunnah yang paling afdal. Rasulullah SAW bersabda, “…puasalah sehari dan berbukalah sehari, karena yang demikian itu adalah seutama-utamanya puasa. Itulah puasa saudaraku Daud AS”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Apabila ingin melakukan puasa Daud, niat yang bisa dibaca adalah “Nawaitu shauma daawuda sunnatan lillahi ta’ala”. Arti dari niat ini, yaitu “Saya niat puasa Daud, sunnah karena Allah SWT”.

Tata cara puasa Daud sama seperti puasa sunnah pada umumnya, yakni dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Waktu pelaksanaan puasa Daud pun bisa dilakukan kapan saja, kecuali pada hari-hari yang diharamkan.

Beberapa hari yang haram untuk berpuasa, antara lain hari raya Idul Fitri (1 Syawal), hari raya Idul Adha (10 Dzulhijjah), hari tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah), dan hari yang diragukan (30 Sya’ban).

Keutamaan Puasa Daud yang Perlu Diketahui

Puasa Daud menjadi puasa yang paling dicintai oleh Allah SWT sehingga memiliki banyak keutamaan. Beberapa keutamaan puasa Daud bagi umat muslim yang melaksanakannya, antara lain:

1. Bisa Lebih Memperhatikan Ibadah Lain

Keutamaan puasa Daud yang pertama adalah menjadi lebih memperhatikan ibadah lainnya. Apabila seseorang berpuasa setiap hari, maka sudah pasti akan meninggalkan beberapa kewajiban lain. Karena itu, dianjurkan untuk melakukan puasa Daud agar lebih memperhatikan kewajiban lain.

2. Tidak Melakukan Sesuatu dengan Berlebihan

Melakukan segala sesuatu secara berlebihan merupakan perbuatan tercela, begitu pula saat beribadah terus-menerus. Selain menyelisihi petunjuk dari Rasulullah SAW, hal ini juga bisa membuat seseorang melalaikan diri dari berbagai kewajiban lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *