EKBISLampungPemerintahanTulang Bawang Barat

OJK Provinsi Lampung Gelar Edukasi hingga Pembukuan Rekening Saham untuk ASN di Tubaba

×

OJK Provinsi Lampung Gelar Edukasi hingga Pembukuan Rekening Saham untuk ASN di Tubaba

Sebarkan artikel ini
OJK Provinsi Lampung bersama TPAKD Kabupaten Tulang Bawang Barat, BPS Provinsi Lampung, dan Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Edukasi Pasar Modalnya dan Pembukaan Rekening Saham bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat daerah, tenaga pendidik, dan perangkat desa || Foto: OJK
OJK Provinsi Lampung bersama TPAKD Kabupaten Tulang Bawang Barat, BPS Provinsi Lampung, dan Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Edukasi Pasar Modalnya dan Pembukaan Rekening Saham bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat daerah, tenaga pendidik, dan perangkat desa || Foto: OJK

OJK juga menyoroti bahwa meskipun akses keuangan (inklusi) sudah cukup tinggi, tingkat pemahaman (literasi) pasar modal masih rendah, hanya 17,78% dengan inklusi pasar modal 1,34%.

Oleh karena itu, kegiatan pembukaan rekening saham ini diharapkan menjadi langkah awal ASN di Tulang Bawang Barat untuk berinvestasi secara legal dan aman, serta menjadi agen edukasi bagi masyarakat.

Ketua BPS Provinsi Lampung menambahkan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai duta literasi keuangan, mengingat jaringan sosial dan profesional yang luas.

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi dengan OJK sangat penting dalam
menyukseskan target inklusi keuangan nasional 90% serta Sensus Ekonomi 2026, yang akan mencatat seluruh pelaku usaha, termasuk di Tulang Bawang Barat.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Kepala Biro Perekonomian menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya OJK dan TPAKD. Dengan jumlah ASN di Tulang Bawang Barat sebanyak 3.127 orang, pembukaan rekening saham diharapkan menjadi contoh nyata pengelolaan keuangan yang bijak dan terhindar darpraktik investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan judi online.

Bupati Tulang Bawang Barat turut mengajak masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat untuk memanfaatkan momentum ini dengan mulai menabung saham, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk masa depan anak-anak.

Ia menekankan bahwa investasi yang tepat dapat membentuk perilaku finansial yang bijak, melatih kesabaran, dan menghindarkan masyarakat dari perilaku konsumtif.

Melalui kegiatan ini, OJK Provinsi Lampung berharap terwujudnya masyarakat yang  literat keuangan, mampu mengelola risiko investasi, dan menjadi motor penggerak literasi keuangan hingga ke tingkat desa.

Sinergi lintas pihak diharapkan terus
terjaga, sehingga TPAKD dapat menjadi penggerak kemajuan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Rls/SA)