Adapun jenis barang yang dijual meliputi kebutuhan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, terigu, gula dan sejumlah komoditas lainnya.
“Tadi kita sudah bicara dengan beberapa mitra kita agar tidak memberikan harga yang tinggi sekali. Karena kan kenaikannya tinggi sekali jadi kita upayakan untuk memberikan harga yang lebih murah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Wilson Faisol mengatakan, pasar murah akan dilaksanakan di 60 titik dari 126 kelurahan yang ada dengan mekanisme tiga putaran dalam pelaksanaanya.
Sedangkan untuk pemberian subsidi, Wilson akan melihat komoditas mana yang mengalami kenaikan harga.
“Kita akan lihat dahulu komoditas mana yang mengalami kenaikan, itu yang akan kita subsidi,” pungkasnya.











