“Yang intinya semua itu untuk mengembangkan usaha mereka agar lebih baik ke depannya,” tegas dia.
Jumlah tota tenant di Rest Area 215 ini ada sekitar 55 tenant dan hampir 98 persen sudah terisi.
Selain pemberian pelatihan, pihaknya juga membantu dalam pengurusan perizinan bagi para pelaku UMKM di lingkungan rest area jalan tol.
“Izin yang dibantu di sini terkait sertifikasi mereka. Karena kan kalau mereka itu harus memiliki legalitas produknya bagus seperti sertifikat halal dan lainnya,” ungkapnya.
“Jadi kita menjembatani ini karena memang menjadi tanggung jawab kita secara perusahaan untuk mengelola dan membantu perkembangan para pengusaha UMKM di rest area ini,” pungkasnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Koperasi dan UMKM Pemkab Tulang Bawang Barat, Khairul Amri memberikan apresiasi terhadap PT Hutama Karya yang telah melaksanakan pelatihan bagi pelaku UMKM di lingkungan rest area.
Menurutnya, “Naik Kelas” ini maksudnya setelah diadakan pelatihan selama tiga hari mereka akan meningkat baik mutu dagangannya maupun dari cabang-cabangnya.
“Bila perlu mereka tadinya hanya ada satu di Rest Area KM215, mereka ada tempat lain di KM lain lagi. Sudah itu kualitas dagangannya semakin meningkat,” harapnya.
Sementara itu, Sumitro (45), salah satu Pelaku UMKM di Rest Area KM215B, menyambut baik dengan dilaksanakan kegiatan pelatihan oleh PT Hutama Karya.
“Ya, sangat senang sekali dengan adanya pelatihan seperti ini. Soalnya kan selain tambah ilmu, kita juga masih perlu banyak mencari pengalaman supaya usaha lebih berkembang dan maju,” tandasnya. (SA)











