5w1hindonesia.id, Bandar Lampung – Pemerintah kota Bandar Lampung akan membentuk satgas penangan perempuan dan anak.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Walikota Eva Dwiana usai membuka pelatihan fasilitator ramah perempuan dan anak pada, Senin (4/7/2022).
Pembentukan satgas diharapkan bisa menguak masalah yang kerap kali terjadi kepada perempuan dan anak.
“Satgas penanganan masalah perempuan dan anak kota Bandar Lampung supaya kebanyakan orangtua perempuan itu susah mengungkapkan. Mudah-mudahan ada pendampingan satgas ini insha allah kita untuk memberi solusi agar tidak ada lagi KDRT dan pekerja anak dibawah umur,” kata Eva Dwiana.
Walikota Eva Dwiana mengucurkan dana 2 miliar untuk pendampingan satgas penangan masalah perempuan dan anak.
“Pemkot khusus pendampingan ibu dan anak ini kita bantu 2 miliyar supaya ketika ada yg terjadi hal-hal yg tidak diinginkan kita bisa membantu bantuan hukum,” ujarnya.
Dalam upaya memberikan perlindungan hukum untuk perempuan dan anak, Eva Dwiana mengatakan Pemkot Bandar Lampung bekerjasama dengan Kejari, Kepolisian dan PN untuk pendampingan hukum.
“Dan mudah2an ini adalah bantuan dari Pemkot, bunda berhrap masalah tidak ada di balam dengan bahasa pendekatan melalui satgas semuanya akan clear,” pungkasnya.











