Sementara itu, Plt. Kepala RRI Bandar Lampung, Arianto, juga menekankan komitmen lembaga penyiaran publik memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang akurat, hiburan yang sehat, serta ruang dialog yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui RRI FEST tahun 2025 ini, kami ingin memberikan wadah yang lebih luas bagi kreativitas, seni budaya, dan potensi daerah untuk tumbuh dan dikenal masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Menjelang Hari Radio Nasional ke-80, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, mengajak RRI untuk berkolaborasi dan menyiapkan langkah-langkah transformasi digital, terutama melalui penguatan sumber daya manusia.
“Dunia komunikasi hari ini sudah mengarah ke dunia digital yang semakin masif. RRI perlu menyiapkan langkah-langkah transformasi seperti halnya semua lembaga pemerintah. Mari bersama-sama bergandengan tangan, berkolaborasi, untuk saling berbagi pengalaman, share value, dan berkontribusi satu sama lain,” ujar Ganjar Jationo.
Adapun rangkaian kegiatan RRI Fest 2025 meliputi, bazar UMKM dan seminar kewirausahaan, webinar interaktif seputar transformasi digital dan peluang usaha lokal, pentas seni dan budaya daerah, donor darah bekerja sama dengan PMI serta puncaknya akan dilakukan senam sehat bersama dan penanaman pohon di area pemancar RRI Sukarame pada 8 September 2025. (Rls/SA)











