Oleh karena itu, tantangan bukan lagi pada sistem, tetapi pada pemahaman dan keseriusan masing-masing OPD dalam pengelolaan data dan entri ke dalam sistem SAKIP.
“Kalau LAKIP-nya sudah bagus tapi data yang di-entry ke SAKIP asal-asalan, hasilnya akan tidak maksimal. Harus ada semangat untuk menghasilkan data yang baik agar nilai kita juga baik,” tegasnya.
untuk itu, Sekda pada kesempatan tersebut mengusulkan pembentukan tim kecil lintas OPD yang terdiri dari Biro Organisasi, Bappeda, BPKAD, dan Inspektorat untuk mendorong koordinasi, validasi target kinerja, serta efisiensi kegiatan.
Tim ini akan bertugas memastikan perencanaan dan anggaran berjalan beriringan, sementara masing-masing OPD tetap menjalankan tugas pokoknya.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Kepala Biro Organisasi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Inspektur Provinsi Lampung, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, serta para staf ahli.
Peningkatan kualitas SAKIP ini sejalan dengan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung 2025–2030 dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan terpercaya, serta mendukung pencapaian visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas.” (Rls/SA)











