Ini akan mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada kesetaraan gender dan memastikan pembangunan yang lebih inklusif bagi seluruh masyarakat Lampung.
DIKBAR juga menjadi sarana bagi para kader dari berbagai daerah di Lampung untuk memperkuat jejaring dan solidaritas, saling berbagi ilmu, serta menggalang kekuatan untuk bersama-sama memajukan daerah, sehingga menciptakan gerakan perempuan yang lebih kuat dan solutif.
Wakil Gubernur menyoroti bahwa banyak kader Perempuan Bangsa telah berhasil mengisi ruang-ruang strategis di pemerintahan dan legislatif, menunjukkan kualitas mereka dalam bidang politik dan pemerintahan.
“Ini membuktikan bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap, melainkan kekuatan penggerak perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Provinsi Lampung,” ucap Wagub.
Dalam kesempatan tersebut, Bendahara DPP Perempuan Bangsa, Ratna Juwita Sari, yang mewakili Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Hinayatul Wafiroh menyampaikan pentingnya penguatan sumber daya manusia yang berawal dari ibu-ibu.
Ia menggarisbawahi bahwa perempuan memiliki potensi besar untuk membangun keluarga, daerah, dan negara.
Ratna juga menegaskan bahwa Perempuan Bangsa akan mencetak 100 ribu kader di seluruh Indonesia pada tahun ini, dengan Lampung menjadi titik ke-30, menandakan komitmen kuat dalam mencetak calon legislatif perempuan berkualitas di masa depan.
Sementara itu, Ketua DPW Perempuan Bangsa Provinsi Lampung, Zam Zanariah, menjelaskan bahwa DIKBAR bertujuan untuk menjaga ideologi partai, merekrut kader militan, mencetak kader berintegritas dan loyalitas tinggi, memperluas jangkauan konstituen, serta menguatkan ideologisasi partai.
Zam Zanariah optimis bahwa DIKBAR akan menghasilkan kader-kader perempuan bangsa yang solid, militan, dan siap berbuat besar terhadap masyarakat.
Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik inisiatif Perempuan Bangsa ini sebagai bagian integral dari upaya bersama dalam membangun Lampung yang lebih maju dan sejahtera, dengan peran perempuan sebagai salah satu pilar utamanya. (Rls/SA)











