Bandar LampungLampungPemerintahan

Pemprov Lampung Dukung Penuh Survei Seismik 2D untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

×

Pemprov Lampung Dukung Penuh Survei Seismik 2D untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Sebarkan artikel ini
Pemprov Lampung memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan survei seismik 2D di wilayah Provinsi Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Pemprov Lampung memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan survei seismik 2D di wilayah Provinsi Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

“Libatkan masyarakat, dengarkan aspirasinya, dan buat mereka merasa menjadi bagian dari keberhasilan ini. Selain itu, mari kita pastikan kegiatan ini berjalan aman dan ramah lingkungan. Kita jaga keselamatan pekerja, lindungi lingkungan, dan hormati hak masyarakat,” kata Gubernur.

Gubernur juga meminta seluruh ASN di daerah yang terlibat dalam Survei Seismik 2D, terutama dari OPD teknis dan pemerintahan kabupaten yang terlibat langsung, bisa dilakukan secara aktif, baik dalam aspek sosialisasi, fasilitasi di lapangan, maupun dokumentasi kegiatan.

“Ini menjadi bagian dari knowledge sharing dan penguatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah dalam mengelola kegiatan hulu migas,” ucap Gubernur.

Staf Khusus Menteri ESDM RI, Nanang Abdul Manaf, menjelaskan bahwa kegiatan hulu migas sampai ke tahap produksi melalui berbagai rangkaian proses, mulai dari studi, survei seismik, interpretasi sampai memastikan daerah memiliki potensi, baru kemudian dilaksanakan pengeboran dan pengembangan.

“Kira-kira itu butuh 3 sampai 5 tahun. Persoalannya, kalau itu tidak dimulai dari sekarang, bagaimana mungkin Lampung bisa memproduksi migas. Jadi tahap ini harus dilakukan,” katanya.

Adapun survei seismik 2D yang akan dilakukan PT Pertamina EP akan melintasi 5 Kabupaten di Provinsi Lampung dan 2 Kabupaten di Sumatra Selatan dengan total panjang lintasan 688,5 Km.

Daerah tersebut meliputi, Kabupaten Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, Lampung Tengah, Lampung Timur dan 2 Kabupaten di Sumatra Selatan, Ogan  Komering Ilir serta Ogan Komering Ulu Timur.

“Mudah-mudahan dengan kickoff sosialisasi hari ini, kita selanjutnya akan melaksanakan kegiatan eksplorasi dan harapan kami sampai bisa discovery, menemukan cadangan, kemudian dikembangkan secara potensial. Sehingga lampung tidak hanya dikenal memproduksi gula, tapi juga memproduksi minyak dan gas,” tandasnya. (Rls/SA)