Di sisi lain, Kadiv Hubungan Kelembagaan Perum Bulog, Epi Sulandari mengungkapkan bahwa Bulog telah merealisasikan distribusi beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) hingga 1,23 juta ton di seluruh Indonesia per 3 November 2024.
Langkah ini merupakan upaya untuk menstabilkan harga beras, terutama di daerah yang mengalami kenaikan.
Selanjutnya, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Kementerian Pertanian, Hotman Fajar Simanjuntak, memperkirakan harga bawang merah dan cabai berpotensi naik di bulan November hingga Desember.
Namun, Hotman meyakini bahwa pasokan masih cukup aman untuk memenuhi kebutuhan jelang Natal dan Tahun Baru.
Sementara itu, terkait stabilitas harga dan ketersediaan pangan jelang akhir tahun, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengimbau kepala daerah untuk mengantisipasi stok pangan, baik di Bulog maupun di pasar.
“Perlu dicek, stok di Bulog dan pasar cukup atau tidak, lakukan antisipasi terutama menjelang pilkada serentak,” tutur Mendagri. (Rls/SA)











