“Mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas menjadi sangat krusial,” ucap Wagub.
Untuk itu, Pemprov Lampung terus melakukan berbagai upaya, diantaranya melalui, pertama Pendidikan Inklusif, yakni memberikan kesempatan yang sama bagi semua anak untuk mendapatkan pendidikan berkualitas, termasuk anak-anak dengan disabilitas dan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kedua, Peningkatan Kesehatan Anak, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan untuk mencegah stunting dan masalah kesehatan lainnya. Lalu, ketiga Pengembangan Potensi Anak yang akan mendukung pengembangan potensi dan bakat anak, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.
Keempat, Pendidikan Karakter guna membentuk generasi muda yang bertanggung jawab, berakhlak mulia, dan berintegritas dan kelima, Pengawasan dan Perlindungan untuk melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Jalu Yuswa Panjang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur Lampung di LPKA.
“Tidak banyak gubernur dan wakil gubernur yang mau hadir ke sini,” beber Jalu Yuswa Panjang.
Ia juga memaparkan berbagai program pembinaan yang dilaksanakan di LPKA, mulai dari pembinaan kepribadian bekerja sama dengan Pondok Pesantren Darul Muttaqin hingga kegiatan seni dan pendidikan Kejar Paket. Saat ini, LPKA Kelas II Bandar Lampung membina 112 anak.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak, memastikan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang gemilang. (Rls/SA)











