Ketiga, dalam kegiatan kampanye, ASN harus menjaga netralitas dengan tidak menggunakan media sosial untuk mendukung kampanye.
“Sebagai Penjabat Gubernur, saya memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa ASN yang saya pimpin tidak terlibat dalam politik praktis dan tetap memegang teguh prinsip netralitas,” tandasnya.
Samsudin mengajak semua pihak dari jajaran pemerintahan, Forkopimda, hingga para tokoh masyarakat dan tokoh adat, untuk bersama-sama mengawal netralitas ASN ini.
“Mudah-mudahan kita semua bisa menjalani Pilkada di Kabupaten Mesuji ini dengan sebaik-baiknya sehingga Bupati dapat betul-betul membangun Kabupaten Mesuji menjadi Kabupaten yang terbaik dan terhebat di Provinsi Lampung,” harapnya.
Dalam sambutannya, Pj. Bupati Mesuji Febrizal Levi Sukmana mengatakan bahwa dalam menghadapi Pilkada serentak mendatang, Pemerintah Kabupaten Mesuji selalu melakukan langkah antisipatif dalam menjaga netralitas ASN.
“Netralitas ASN adalah suatu keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar, karena sebagai ASN kita harus senantiasa menjunjung tinggi profesionalitas dan integritas serta berpegang teguh kepada prinsip-prinsip yang telah ditetapkan dalam udang-udang,” ujarnya.
Febrizal menggarisbawahi bahwa ASN harus mampu berdiri diatas semua golongan dan kepentingan serta mengedepankan kepentingan bangsa dan negara diatas segalanya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Mesuji berkomitmen untuk memastikan seluruh ASN menjalankan tugasnya dengan penuh tanggungjawab dan tanpa ada intervensi politik.
Febrizal berharap dengan adanya arahan dari Pj. Gubernur Samsudin, para Kepala OPD yang ada di lingkungan Pemkab Mesuji dapat mengimplementasikan, menindaklanjuti dan menyampaikan arahan tersebut kepada seluruh staf di satuan kerjanya masing-masing. (Rls/SA)











