Bandar LampungHUKRIMLampung

Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Bandar Lampung

34
×

Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini
Tekab 308 Polresta Bandar Lampung meringkus satu orang pelaku spesialis rumah kosong beserta barang bukti berupa belasan guci antik yang bernilai harga jual tinggi. (Ist)

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Tekab 308 Polresta Bandar Lampung berhasil menangkap satu dari dua orang komplotan spesialis pelaku pencurian di rumah kosong, atau rumah yang sedang ditinggal berpergian oleh pemiliknya.

Pelaku diketahui atas nama Agus Susanto (32), warga Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung.

Pelaku berhasil diringkus polisi setelah terdeteksi berada di rumahnya, usai masuk dalam target penangkapan sejak satu bulan terakhir.

Penangkapan terhadap pelaku pencurian barang berharga di rumah kosong ini, sempat berlangsung dramatis. Pasalnya pihak keluarga sempat berteriak histeris dan mencoba menghalangi proses penangkapan yang dilakukan oleh polisi.

Baca Juga  Wagub Lampung Tinjau Operasi Pasar Minyak Goreng di Pasar Sidowaras

Pelaku kemudian digelandang ke Mapolresta Bandar Lampung pada Selasa (16/8/2022) malam, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra, pelaku yang ditangkap ini merupakan otak dari komplotan pencuri yang kerap menyasar rumah kosong, maupun rumah yang sedang ditinggal pergi pemiliknya.

“Sebelum beraksi para pelaku selalu berkeliling mencari target sasarannya. Rumah yang biasa disatroni pelaku, yakni rumah yang terdapat plang atau papan bertuliskan dijual atau di kontrakan,” ujarnya.

Dalam menjalankan aksinya, terang Dennis, pelaku biasa menyamar sebagai pemulung atau pencari barang rongsokan pada siang hari. Hal itu dilakukan agar warga di sekitar lokasi tidak curiga dengan niat jahat para pelaku.

Baca Juga  Buntut Penolakan Relief Bung Karno di Masjid Al-Furqon, ini Kata Pemkot Bandar Lampung

Setelah memastikan rumah yang menjadi target sasarannya sepi, komplotan pencuri itu kemudian beraksi pada malam harinya. Bahkan saat beraksi, para pelaku selalu berbagi tugas.

Satu orang pelaku masuk ke dalam rumah, sementara rekannya menunggu dan bersiaga di luar rumah menggunakan sepeda motor yang sudah dimodifikasi.

“Pelaku Agus ini yang masuk ke dalam rumah korban dengan merusak pada bagian jendela. Sementara rekannya berinisial RN menunggu di luar, serta bertugas menyambut barang-barang curian untuk dibawa menggunakan sepeda motor yang terdapat box di bagian kiri dan kanannya,” terang Dennis.

Baca Juga  ACT Bandar Lampung Salurkan Air Minum Wakaf untuk Petugas Gabungan di Posko Penyekatan

Aksi pencurian itu dilakukan para pelaku berulang kali. Pasalnya selain rumah korban tidak ada penghuninya, kondisi lingkungan sepi dari aktivitas warga di sekitar lokasi kejadian.

Memanfaatkan situasi tersebut, para pelaku menguras seluruh barang berharga yang berada di dalam rumah korban.

“Mereka menjarah semua perabotan dan barang berharga di dalam rumah korban. Mulai dari tiga unit AC atau pendingin ruangan, belasan guci antik yang bernilai harga jual tinggi, serta peralatan dapur untuk memasak,” bebernya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *