Bandar LampungLampungPemerintahan

Rakor Pendapatan Daerah, Pj Gubernur Lampung Ajak Optimalkan Pendapatan Daerah Lewat PKB dan BBNKB

49
×

Rakor Pendapatan Daerah, Pj Gubernur Lampung Ajak Optimalkan Pendapatan Daerah Lewat PKB dan BBNKB

Sebarkan artikel ini
Pj. Gubernur Samsudin saat membuka Rapat Koordinasi Pendapatan Daerah bertajuk "Sinergi Pengelolaan Pelaksanaan Opsen PKB dan Opsen BBNKB Tahun 2025" di Hotel Grand Mercure Lampung || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Pj. Gubernur Samsudin saat membuka Rapat Koordinasi Pendapatan Daerah bertajuk "Sinergi Pengelolaan Pelaksanaan Opsen PKB dan Opsen BBNKB Tahun 2025" di Hotel Grand Mercure Lampung || Foto: Adpim Pemprov Lampung

Namun menurutnya, tingkat kepatuhan membayar PKB secara nasional maupun di Lampung masih di bawah 50% dari total data based kendaraan bermotor.

“Hal ini dapat menjadi peluang bagi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk meningkatkan pendapatan daerah karena masih terdapat potensi pendapatan yang belum tertagih,” ujarnya.

Samsudin meminta Pemerintah Kabupaten/Kota ikut berpartisipasi aktif dalam pendataan dan penagihan tunggakan pajak kendaraan bermotor.

Baca Juga  Kunjungi Tubaba, Pj Gubernur Samsudin Tinjau Pasar Tradisional dan UMKM

Dia menyebut bentuk sinergi yang dapat dilakukan antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota adalah dengan menerapkan Cost Sharing Role Sharing.

Cost Sharing sendiri adalah pengelolaan pajak PKB dan BBNKB memerlukan pembiayaan dan pendanaan bersama, sehingga Pemerintah Kabupaten/Kota dapat menganggarkan pada APBD Kabupaten/Kota terkait belanja optimalisasi pengelolaan Opsen PKB dan Opsen BBNKB.

Baca Juga  Terima Kunjungan Pengurus MUI Lampung, Pj Gubernur Samsudin Ajak Berkontribusi Aktif dalam Pembangunan Masjid Kota Baru

Sementara Role Sharing adalah berbagi peran dalam mendukung optimalisasi.  Pada tanggal 5 Januari 2025, mekanisme pengelolaan PKB dan BBNKB yang semula menerapkan Dana Bagi Hasil (DBH) berubah menjadi Split Payment.

“Yang mana penyaluran pendapatan dari sektor PKB dan BBNKB secara real time tersalurkan ke kas daerah Kabupaten/Kota, sehingga Pemerintah Kabupaten/Kota memiliki pendapatan yang dapat langsung digunakan untuk mendanai pembangunan di daerah masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga  Persoalan Cashflow UMKM di Bandar Lampung Jadi Perhatian MenkopUKM Teten Masduki

Melalui kesempatan ini, Samsudin meminta agar sinergi pengelolaan Opsen PKB dan Opsen BBNKB ini dapat meningkatkan kapasitas fiskal daerah, baik Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota dan mempercepat penyaluran penerimaan pendapatan dari sektor PKB dan BBNKB bagi Pemerintah Kabupaten/Kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *