Intermezo

Review Money Heist Berlin Episode 3: Full House of Embryos

62
×

Review Money Heist Berlin Episode 3: Full House of Embryos

Sebarkan artikel ini
Review Money Heist Berlin Episode 3 (Photo Youtube Op Gmi) 5W1HINDONESIA.ID
Review Money Heist Berlin Episode 3 (Photo Youtube Op Gmi) 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.ID, INTERMEZO – Review Money Heist Berlin Episode 3, episode ini mengangkat tema ambisi dan pengkhianatan. Berlin adalah sosok yang ambisius. Ia ingin menjadi pencuri yang hebat. Namun, ambisinya dapat membuatnya mengambil risiko yang berbahaya.

Episode ini juga mengangkat tema pengkhianatan. Tatiana adalah seorang agen rahasia yang bekerja untuk pemerintah. Ia mengkhianati Berlin dan menyebabkan kematian kekasihnya.

Yuk, baca Review Money Heist Berlin Episode 3 di bawah ini!

Jadwal Tayang Money Heist Berlin Episode 3

Episode 3 season 1 serial Money Heist Berlin tayang pada Jumat, 29 Desember 2023 di Netflix.

Episode ini berdurasi sekitar 60 menit.

Baca Juga  10 Game PS4 Ini Tidak Bisa Anda Mainkan di PS5

Daftar Nama Pemain Money Heist Berlin Episode 3

Berikut adalah daftar nama pemain dalam episode 3 season 1 serial Money Heist Berlin:

  • Pedro Alonso sebagai Berlin
  • Miguel Ángel Silvestre sebagai Rio
  • Úrsula Corberó sebagai Tokyo
  • Itziar Ituño sebagai Lisbon
  • Darko Perić sebagai Helsinki
  • Alba Flores sebagai Nairobi
  • Álvaro Morte sebagai The Professor
  • Rodrigo de la Serna sebagai Palermo
  • Enrique Arce sebagai Arturo
  • Juan Fernández sebagai Cayetano
  • María Pedraza sebagai Monica Gaztambide

Ulasan Peran:

Pedro Alonso sebagai Berlin

Pedro Alonso memberikan penampilan yang luar biasa sebagai Berlin.

Dia berhasil membuat karakter Berlin menjadi sangat karismatik dan menarik.

Alonso juga mampu menampilkan sisi gelap Berlin, yaitu sisi yang kejam dan manipulatif.

Miguel Ángel Silvestre sebagai Rio

Miguel Ángel Silvestre juga memberikan penampilan yang bagus sebagai Rio.

Dia berhasil membuat karakter Rio menjadi sangat polos dan naif.

Silvestre juga mampu menampilkan sisi romantis Rio, yaitu sisi yang sangat mencintai Tokyo.

Úrsula Corberó sebagai Tokyo

Úrsula Corberó sekali lagi memberikan penampilan yang memukau sebagai Tokyo.

Dia berhasil menampilkan karakter Tokyo menjadi sangat emosional dan impulsif.

Baca Juga  Review Film Mile 22, Keren Banget Adegan Mark Wahlberg Menyelamatkan Iko Uwais Di Film Ini

Corberó juga mampu menampilkan sisi humoris Tokyo, yaitu sisi yang selalu berusaha membuat suasana menjadi ceria.

Itziar Ituño sebagai Lisbon

Itziar Ituño memberikan penampilan yang solid sebagai Lisbon.

Dia berhasil membuat karakter Lisbon menjadi sangat tegas dan berwibawa.

Ituño juga mampu menampilkan sisi emosional Lisbon, yaitu sisi yang sangat sedih dan khawatir.

Darko Perić sebagai Helsinki

Darko Perić memberikan penampilan yang kuat sebagai Helsinki.

Dia berhasil membuat karakter Helsinki menjadi sangat tangguh dan setia.

Perić juga mampu menampilkan sisi humoris Helsinki, yaitu sisi yang selalu membuat orang lain tertawa.

Alba Flores sebagai Nairobi

Alba Flores memberikan penampilan yang memukau sebagai Nairobi.

Dia berhasil membuat karakter Nairobi menjadi sangat cerdas dan ambisius.

Flores juga mampu menampilkan sisi emosional Nairobi, yaitu sisi yang sangat sedih dan marah.

Álvaro Morte sebagai The Professor

Álvaro Morte memberikan penampilan yang meyakinkan sebagai The Professor.

Dia berhasil membuat karakter The Professor menjadi sangat cerdas dan cerdik.

Morte juga mampu menampilkan sisi emosional The Professor, yaitu sisi yang sangat khawatir dan tertekan.

Baca Juga  Review Film All the Devil's Men, Pertempuran Kehidupan dan Kematian

Rodrigo de la Serna sebagai Palermo

Rodrigo de la Serna memberikan penampilan yang solid sebagai Palermo.

Dia berhasil membuat karakter Palermo menjadi sangat karismatik dan ambisius.

De la Serna juga mampu menampilkan sisi gelap Palermo, yaitu sisi yang kejam dan manipulatif.

Enrique Arce sebagai Arturo

Enrique Arce memberikan penampilan yang kocak sebagai Arturo.

Dia berhasil membuat karakter Arturo menjadi sangat menyebalkan dan konyol.

Arce juga mampu menampilkan sisi emosional Arturo, yaitu sisi yang sangat ketakutan dan putus asa.

Juan Fernández sebagai Cayetano

Juan Fernández memberikan penampilan yang solid sebagai Cayetano.

Dia berhasil membuat karakter Cayetano menjadi sangat menyebalkan dan konyol.

Fernández juga mampu menampilkan sisi emosional Cayetano, yaitu sisi yang sangat putus asa dan ketakutan.

María Pedraza sebagai Monica Gaztambide

María Pedraza memberikan penampilan yang memukau sebagai Monica Gaztambide.

Dia berhasil membuat karakter Monica menjadi sangat polos dan naif.

Pedraza juga mampu menampilkan sisi emosional Monica, yaitu sisi yang sangat mencintai Rio.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *