Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung Bobby Irawan menuturkan lomba masak nasi goreng krakatau ini merupakan rangkaian untuk mengawali kegiatan utama K-Fest Tahun 2024.
Menurutnya, perlombaan ini ditujukan dalam rangka pengembangan kuliner lokal, pengembangan pariwisata Lampung dan menjadi sarana kreativitas dan inovasi pembuatan kreasi nasi goreng.
“Serta sebagai peluang ekonomi dan bisnis bagi para pelaku sub sektor ekraf,” ujar Bobby.
Pembukaan Lomba Masak Nasi Goreng Krakatau ini ditandai dengan prosesi pemukulan wajan dan pemotongan tumpeng nasi goreng krakatau.
Peserta lomba terdiri dari 37 tim masing-masing beranggotakan 2 orang yang mewakili OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, BUMN, BUMD, dan Organisasi serta Perguruan Tinggi.
Dari hasil keputusan dewan juri, menetapkan Juara 1 diraih oleh Sekretariat DPRD Provinsi Lampung, Juara 2 diraih oleh Dinas Perhubungan dan Juara 3 diraih oleh Inspektorat Provinsi Lampung. (Rls/SA)









