NasionalPeristiwa

Satpol PP Tangsel Ciduk Wanita Pembawa Bayi yang Dijadikan Manusia Silver

21
×

Satpol PP Tangsel Ciduk Wanita Pembawa Bayi yang Dijadikan Manusia Silver

Sebarkan artikel ini
Bayi dijadikan manusia silver oleh orang yang tidak bertanggung jawab (Instagram/@tangsel_update).

5W1HIndonesia.id, Tangsel – Seorang wanita yang membawa bayi berusia 10 bulan untuk menjadi manusia silver di jalanan akhirnya diciduk Satpol PP Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  dan dibawa ke Dinas Sosial.

Kejadian tersebut terjadi di Pamulang, Kota Tangerang Selatan dilansir dari PMJ News.

Usai viralnya video tersebut, wanita itu kemudian diciduk Satpol PP Kota Tangerang Selatan dan dibawa ke Dinas Sosial.

Baca Juga  Cegah Penyebaran Covid-19, Prajurit Yonif 10 Mar/SBY Laksanakan Pengecekan Suhu Badan

“Saat ini bayi dan ibunya kami bawa ke Dinas Sosial untuk dilakukan tindakan lebih lanjut tentunya,” jelas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kota Tangsel, Muhammad Muksin.

Dari penyelidikan yang dilakukan, wanita tersebut bukan ibu kandung dari bayi yang dibawa.

Menurut pengakuan ibu bayi (NK) berusia 10 bulan itu, ia tidak tahu jika anaknya diajak mengamen oleh tetangganya yang berinisial E dan B.

Baca Juga  PLN Dukung Masyarakat Gunakan Kendaraan Listrik, Ini Keuntungannya

Anaknya yang masih berusia 10 bulan itu sehari-hari dititipkan kepada E dan B karena NK yang bekerja sebagai manusia silver.

“Ibu bayi enggak tahu kalau anakanya diajak mengamen. NK diberi uang Rp20.000 oleh E dan B dari hasil mengamen. Uang tersebut katanya jatah buat beli popok dan susu,” terang Muksin.

Ketika NK menjemput bayinya, ia berujar jika masih ada cat silver yang menempel di badan anaknya.

Baca Juga  Jadi Irup Upacara HUT Satpol PP dan Satlinmas, Sekdaprov Lampung Tekankan 3 Poin Penting

Atas kejadian tersebut, Muksin pun menegaskan jika akan ada razia terhadap orang-orang yang mengeksploitasi balita di sekitar Tangsel.

“Apabila memang masih ada yang bawa anak-anak balita, kami akan lakukan razia lebih intensif biar hal ini tidak terjadi lagi,” paparnya. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *