Menutup sambutannya, Wulan Mirza mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus DPD APJI Lampung periode 2026-2031 yang baru dilantik.
Ia berharap organisasi ini semakin solid, profesional, adaptif terhadap teknologi digital, dan terus melahirkan inovasi baru agar masyarakat tidak jenuh dengan produk kuliner yang monoton.
Ketua DPD APJI Lampung Yunnatan Wijaya dalam kesempatannya menegaskan komitmen organisasi untuk meningkatkan daya saing UMKM kuliner melalui standarisasi serta mendukung penuh program pemerintah, khususnya pengelolaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Yunnatan Wijaya kemudian memaparkan visi strategisnya untuk menjadikan APJI sebagai organisasi panutan yang menjadi landasan bagi para pengusaha jasaboga di Indonesia.
”Visi saya sederhana, saya ingin menjadikan APJI organisasi panutan. Misi kami adalah melaksanakan etika organisasi yang harmonis, bersinergi dengan pemerintah dan swasta, serta terus meningkatkan standarisasi, inovasi dan teknologi bagi seluruh anggota,” ujar Yunnatan.
Menjawab kebutuhan nasional, APJI Lampung menyatakan kesiapannya mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui kerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Boga Indonesia, anggota APJI telah dibekali sertifikasi BNSP, mulai dari keamanan pangan hingga manajerial katering.
”Kami siap mendampingi dapur-dapur MBG dalam hal manajerial katering, teknik pengolahan masakan dalam jumlah besar yang aman dikonsumsi, serta penyusunan siklus menu variatif yang sesuai dengan anggaran pemerintah,” tegas Yunnatan.
Langkah ini diperkuat dengan program APJI Go to School ke SMK-SMK Boga dan pelatihan bagi para juru masak (Chef de Partie) untuk memastikan standar higienitas dan profesionalisme di industri kuliner Lampung terus meningkat. (Rls/SA)











