PLN fokus memastikan pasokan listrik tetap aman selama gelaran masa pilkada mulai dari Pelaksanaan Kampanye tanggal 25 September 2024 sampai dengan Pengesahan Pengangkatan Calon Terpilih 19 Desember 2024 nanti.
“PLN menyiapkan pengamanan berlapis untuk mendukung keandalan pasokannya dengan menyiagakan 24 unit genset, 66 unit Unit Gardu Bergerak, 5 unit crane, 100 mobil petugas, 55 kendaraan roda 2, 3 Unit Kabel Bergerak (UKB), serta 34 unit SPKLU yang tersebar di 20 lokasi,” bebernya.
“Pilkada merupakan hajat rakyat dan PLN siap sukseskan penyelenggaraannya hingga selesai,” lanjut Joharifin.
Sementara, Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan dukungan penuh PLN selama masa pilkada serentak berlangsung.
“Koordinasi KPU dan PLN hingga saat ini sangat baik. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan PLN di setiap tahapan Pilkada serentak baik selama debat pasangan calon, sampai dengan pelaksaan pemungutan suara yang akan dilaksanakan esok hari (27/11). Kami harap pelaksanaan tahapan pilkada akan berlangsung dengan aman dan kondusif hingga akhir,” ungkap Erwan.
Selain mengunjungi KPU, PLN juga telah mengamankan pasokan listrik disisi Pembangkit yang dipastikan melalui kunjungan managemen PLN UID Lampung ke PLTU Tarahan pada Senin (25/11) lalu.
“Kami berkomitmen untuk melakukan persiapan maksimal, baik dari segi peralatan maupun di sisi manpower. Selain kunjungan ke PLTU kami juga memastikan kondisi kelistrikan di Pulau terluar seperti Pulau Pisang, Pulau Legundi, Pulau Sebesi, dan Pulau Tabuan berada dalam kondisi optimal sehingga gelaran Pesta demokrasi Pilkada Serentak dapat berlangsung dengan aman dan sukses,” pungkas Joharifin. (Rls/SA)











