5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Sunnah saat berbuka puasa dapat menyempurnakan ibadah yang dilakukan selama bulan Ramadhan. Ya, berbuka puasa menjadi salah satu waktu yang istimewa dan memiliki banyak keutamaan.
Tak hanya memperoleh manfaat, amalan sunnah berbuka puasa yang dilakukan juga bisa mendatangkan pahala berlipat ganda. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait sunnah yang dilakukan ketika berbuka puasa, yuk simak ulasan berikut.
Sunnah Saat Berbuka Puasa Sesuai Ajaran Rasulullah SAW
Bagi umat muslim yang melakukan amalan-amalan sunnah ketika buka puasa Ramadhan, akan diberikan keuntungan. Adapun beberapa sunnah berbuka puasa yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, di antaranya:
1. Menyegerakan Berbuka Puasa
Amalan sunnah yang pertama dan sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah menyegerakan berbuka puasa. Dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda, “Senantiasa manusia dalam kebaikan selama menyegerakan berbuka”. (HR. Bukhari dan Muslim)
Seorang muslim yang berpuasa disunnahkan untuk menyegerakan berbuka saat matahari terbenam atau saat adzan Maghrib berkumandang. Hal ini pun tercantum dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
Adapun bunyi hadisnya, yakni “Jika suatu malam dari sini dan telah pergi siang dari sini, dan terbenam matahari, maka orang yang berpuasa boleh berbuka”. Karena itu, sekalipun berada di jalan, menepilah dan segera berbuka puasa.
2. Membaca Doa Berbuka Puasa
Membaca doa merupakan sunnah saat buka puasa yang bisa dilakukan. Dengan membaca doa menjelang berbuka puasa, maka niscaya akan diberikan keberkahan yang melimpah sepanjang bulan Ramadhan.
Doa berbuka puasa yang umum digunakan, yaitu “Allahumma laka shumtu wabika amantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin”. Arti doa ini adalah “Ya Allah, karenaMu aku berpuasa, denganMu aku beriman, kepada-Mu aku berserah, dan dengan rezekiMu aku berbuka, dengan rahmatMu wahai Allah Tuhan Maha Pengasih”.
Selain itu, ada pula doa lain yang bisa dilantunkan usai berbuka puasa, yaitu “Dzahabadh dhoma-u wabtalatil uruq wa tsabatal ajru insyaa-Allah”. Arti doa tersebut adalah “Telah hilang dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki”.
3. Berbuka dengan Kurma dan Air Putih
Saat adzan Maghrib telah berkumandang, Rasulullah SAW berbuka dengan kurma basah atau ruthab. Apabila tidak menemukan ruthab, Rasulullah SAW akan berbuka dengan tamr atau kurma kering dan jika tak memilikinya, maka hanya minum air putih.
Kebiasaan ini menjadi sunnah berbuka puasa yang tertuang dalam hadis, yaitu “Rasulullah SAW berbuka dengan kurma basah (ruthab), jika tidak ada maka berbuka dengan kurma kering (tamr), jika tidak ada maka minum dengan satu tegukan air”. (HR. Ahmad, Abu Dawud)
4. Makan Secukupnya Saja
Salah satu sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW saat berbuka puasa adalah makan secukupnya saja. Hal ini pun dijelaskan dalam sebuah hadis di mana Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada tempat paling buruk yang dipenuhi isinya oleh manusia, kecuali perutnya.







