LampungPemerintahanPesawaran

TP PKK Provinsi Lampung Kunker dan Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Pesawaran

57
×

TP PKK Provinsi Lampung Kunker dan Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Pesawaran

Sebarkan artikel ini
TP PKK Provinsi Lampung melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Pesawaran, Selasa (8/11/2022) || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Pesawaran – Ketua TP PKK Provinsi Lampung yang diwakili Wakil Ketua Bidang 1 Mamiyani Fahrizal melanjutkan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Pesawaran, Selasa (8/11/2022).

Rombongan diterima langsung oleh segenap jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran.

Kunjungan kerja dilaksanakan dalam rangka Pembinaan, Monitoring dan Evaluasi Desa Model Konvergensi Penanganan dan Pencegahan Stunting serta Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak.

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Ketua Bidang 1 mengatakan, sejalan dengan arahan Pemerintah Pusat dan agenda kerja Pemerintah Provinsi Lampung, maka pada tahun ini TP PKK Provinsi Lampung sebagai mitra Pemerintah, memprioritaskan tiga isu utama yaitu pemberdayaan perempuan, pemenuhan hak anak dan pencegahan stunting, yang sekaligus menjadi tema kunjungan kerja pada hari ini.

Baca Juga  Gubernur Lampung Arinal Kunker ke Pesibar, Ini Pesannya

Isu pemberdayaan perempuan hakikatnya bukan menjadikan ibu-ibu sebagai pesaing bagi bapak-bapaknya, tapi ibu-ibunya diharapkan bisa menjadi mitra dan pelengkap bagi bapak-bapaknya serta bisa menyiapkan anak-anaknya menjadi generasi berkualitas.

Baca Juga  Ibu Iriana Jokowi dan OASE KIM Kunjungan Kerja ke Provinsi Lampung

“Kenapa permasalahan stunting atau kerdil ini menjadi sangat penting, karena stunting akan berakibat pada menurunnya kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Stunting, tambahnya, berpotensi memperlambat perkembangan otak, dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko serangan penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, hingga obesitas.

Baca Juga  Kunjungi Lampung Timur, Mensos Ingin Percepat Penyaluran Sisa Bansos

Meskipun berdasarkan data Survey Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) capaian Provinsi Lampung dalam penurunan stunting sudah cukup baik, dari 26,26% pada tahun 2019 menjadi 18,15% di tahun 2021 (di bawah nasional 24,4%), akan tetapi masih dibutuhkan kerja keras semua pihak untuk mewujudkan Provinsi Lampung bebas stunting masih sangat diperlukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *