“Banyak hasil inspeksi jaringan yang memerlukan tindak lanjut segera. Dengan metode PDKB, pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan tanpa menunggu jadwal pemadaman sehingga potensi gangguan dapat ditekan dan kualitas layanan kepada pelanggan tetap terjaga,” ucap Moh Sadli.
Ia menambahkan, sepanjang tahun 2026 PLN UID Lampung menargetkan penyelamatan energi sebesar 6.599 MWh melalui pelaksanaan 2.356 titik pekerjaan PDKB. Upaya tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan keandalan sistem distribusi serta kualitas layanan kelistrikan di seluruh wilayah Lampung.
Pelaksanaan Bakti PDKB kali ini melibatkan personel gabungan dari PLN UP3 Tanjung Karang, UP3 Metro, dan UP3 Kotabumi. Kolaborasi lintas unit tersebut menjadi wujud sinergi PLN dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan sekaligus memperkuat kompetensi personel melalui pertukaran pengalaman dan praktik terbaik di lapangan.
Manager PLN UP3 Pringsewu, Eka Nurwati, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada UP3 Pringsewu sebagai tuan rumah kegiatan. Menurutnya, kehadiran Tim Elit PDKB tidak hanya mendukung percepatan pemeliharaan jaringan, tetapi juga memperkuat keandalan pasokan listrik yang dirasakan langsung oleh pelanggan.
“Kami mengapresiasi dedikasi dan semangat seluruh personel PDKB yang terlibat. Melalui kolaborasi yang kuat dan pelaksanaan pekerjaan tanpa padam, PLN dapat terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal sekaligus memberikan pengalaman layanan terbaik bagi pelanggan,” kata Eka.
Melalui Bakti PDKB, PLN UID Lampung terus memastikan kondisi jaringan distribusi tetap prima guna mendukung aktivitas masyarakat, layanan publik, sektor usaha, serta pertumbuhan ekonomi daerah. Langkah ini sejalan dengan komitmen PLN untuk menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan. (Rls/SA)











