close
Bandar LampungLampungPemerintahan

Vaksin Sinovac Tiba, Tahap Pertama Diprioritaskan untuk Tenaga Medis di Bandar Lampung

×

Vaksin Sinovac Tiba, Tahap Pertama Diprioritaskan untuk Tenaga Medis di Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini

5W1Hindonesia.id, Bandar Lampung – Vaksin Covid-19 merek Sinovac baru saja tiba di Provinsi Lampung, Senin (4/1/2021) dini hari.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung Edwin Rusli, menyatakan bahwa untuk tahap awal, vaksin akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan.

“Pendataan paling besar untuk awal tenaga kesehatan dulu. Tentunya tenaga kesehatan yang memang di daerah-daerah zona merah,” ungkap Edwin saat dijumpai, Senin (4/1/2021).

Ia menuturkan bahwa Provinsi Lampung mendapatkan jatah vaksin 45 ribu tapi untuk Kota Bandar Lampung belum tahu berapa kuotanya.

“Tapi pasti untuk Bandar Lampung  besar kuotanya berdasarkan zona resiko penyebaran,” paparnya.

Menurutnya, jumlah pembagian vaksin berapa belum diketahui hingga saat ini.

“Tapi karena Bandar Lampung masuk zona merah, jumlah penduduk besar dan yang terkena paling banyak berarti paling besar lah,” bebernya.

“Namun, 45 ribu itu belum banyak sebenarnya,” sambungnya.

Lanjutnya menjelaskan bahwa pesan singkat atau SMS dari Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan berisi pemberitahuan calon penerima vaksin Covid-19 tahap pertama akan diterima kalangan tenaga kesehatan.

Pengiriman SMS itu berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/12757/2020 tentang Penetapan Sasaran Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.

Baca Juga  Kecelakaan Pelayaran di Laut Lampung Timur, Satu Nelayan Ditemukan Tewas Tenggelam

“Jadi kalau bukan tenaga kesehatan memang belum dapat walaupun kita daftar belum masuk,” terang Edwin.

Teknis pelaksanaannya nanti di Bandar Lampung akan memanfaatkan 31 puskesmas dan rumah sakit-rumah sakit di Bandar Lampung.

Sementara, vaksinator berasal dari tenaga kesehatan di Bandar Lampung karena sudah biasa. “Tapi nanti kita bagilah. Nyuntiknya biasa aja lah nanti. Dan untuk jadwal bagi penerima vaksin belum saat ini,” pungkasnya. (SA)

(Visited 45 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *