Bandar LampungLampungPemerintahan

Wagub Lampung: Kejuaraan Renang Jadi Ajang Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi

×

Wagub Lampung: Kejuaraan Renang Jadi Ajang Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Wagub Lampung Jihan Nurlela saat membuka secara resmi Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan dan Pelajar se-Indonesia Piala Kemenpora RI Tahun 2026 || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Wagub Lampung Jihan Nurlela saat membuka secara resmi Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan dan Pelajar se-Indonesia Piala Kemenpora RI Tahun 2026 || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Jihan juga mengungkapkan optimisme terhadap perkembangan cabang olahraga renang di Lampung. Menurutnya, Lampung memiliki sejarah prestasi yang baik dan terus melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Ia mengingatkan, pada Kejuaraan Renang Piala Gubernur tahun sebelumnya, lebih dari 1.500 atlet dari berbagai daerah turut berpartisipasi. Antusiasme tersebut menjadi indikator bahwa ekosistem olahraga renang di Lampung terus tumbuh dan semakin kuat.

Prestasi itu juga terlihat pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) wilayah Sumatera, ketika kontingen Lampung berhasil meraih 13 medali emas. Dari jumlah tersebut, tujuh medali emas disumbangkan dari cabang olahraga renang, sehingga menjadi salah satu penyumbang prestasi terbesar bagi daerah.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kejuaraan Renang Piala Kemenpora RI Tahun 2026 Yudha Al Hadjid melaporkan bahwa kompetisi tahun ini diikuti 2.780 atlet dari 117 klub renang yang mewakili 16 provinsi. Menurutnya, jumlah peserta tersebut menjadi capaian terbesar sejak penyelenggaraan kejuaraan yang pernah dilaksanakan sebelumnya.

Pada pembukaan kegiatan, Wakil Gubernur Lampung juga menyerahkan plakat penghargaan dan tali asih kepada Djuhriansyah atau yang akrab disapa Djuju sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam membina dan mengembangkan olahraga renang di Provinsi Lampung.

Antusiasme juga datang dari para orang tua atlet. Dewi, ibu dari Nata, atlet berusia tujuh tahun yang tampil pada nomor gaya bebas fun swimming putra, mengatakan kejuaraan tingkat nasional seperti ini menjadi pengalaman berharga untuk membangun mental bertanding anak sejak dini.

“Kalah menang belakangan. Yang penting anak saya memiliki keberanian untuk mengikuti kompetisi, apalagi ini tingkat nasional. Jadi saya sangat senang dengan adanya kompetisi ini,” kata Dewi.

Melalui penyelenggaraan kejuaraan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap pembinaan olahraga renang semakin berkembang, melahirkan lebih banyak atlet berprestasi, sekaligus memperkuat posisi Lampung sebagai daerah yang mampu menjadi tuan rumah berbagai agenda olahraga nasional.

Kehadiran ribuan peserta dari berbagai provinsi juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi, pariwisata, dan promosi daerah. (Rls/SA)