LampungLampung TimurNasionalPemerintahan

Peletakan Batu Pertama SPBUN di Lamtim, Menteri Koperasi RI: Bukti Nyata Kehadiran Negara

47
×

Peletakan Batu Pertama SPBUN di Lamtim, Menteri Koperasi RI: Bukti Nyata Kehadiran Negara

Sebarkan artikel ini
Wagub Lampung Jihan Nurlela mendampingi Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantoro, melakukan peletakan batu pertama SPBUN milik KUD Bina Mina Sejahtera di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Wagub Lampung Jihan Nurlela mendampingi Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantoro, melakukan peletakan batu pertama SPBUN milik KUD Bina Mina Sejahtera di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur || Foto: Adpim Pemprov Lampung

5W1HIndonesia.id, Lampung Timur – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela mendampingi Menteri Koperasi Republik Indonesia (RI), Ferry Juliantono, melakukan peletakan batu pertama Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) milik KUD Bina Mina Sejahtera di Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur (Lamtim), Rabu (12/11/2025).

Pembangunan SPBUN ini menjadi langkah nyata menuju kemandirian energi dan ekonomi nelayan, sekaligus memperkuat ekonomi desa-desa pesisir di Provinsi Lampung.

Baca Juga  Kampanyekan Setuju, HK Ruas Terpeka Gelar Operasi Microsleep di KM 234

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo, serta Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah bersama jajaran forkopimda setempat.

Dalam sambutannya, Menteri Ferry Juliantono menegaskan bahwa pembangunan SPBUN merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam menyediakan energi yang terjangkau dan berkelanjutan bagi nelayan.

“Kami di Labuhan Maringgai mendirikan SPBUN berkat dukungan Pertamina Patra Niaga yang menyediakan solar dan perlengkapan lain seperti pelumas. Fasilitas ini akan sangat berguna bagi para nelayan di sini maupun di desa-desa nelayan lainnya di Lampung,” ucap Ferry.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Gelar Pasar Murah Selama Ramadhan 1445

Ia menambahkan, program SPBUN akan menjadi model percontohan nasional yang dikelola langsung oleh koperasi nelayan, seperti KUD Bina Mina Sejahtera dan Koperasi Nelayan Merah Putih.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, kita membangun ekonomi dari desa, termasuk dari desa nelayan. Indonesia adalah negara maritim, dan kekuatan ekonomi harus tumbuh dari laut dan masyarakat pesisir,” sambungnya.

Baca Juga  Dugaan Pungli PKL, Inspektorat Siap Lakukan Pemeriksaan

Ke depan, SPBUN juga akan dilengkapi dengan fasilitas cold storage dan dikembangkan menjadi kampung nelayan modern yang terintegrasi.

“Indonesia harus kembali menjadi negara pengekspor ikan. Dari langkah sederhana ini, kita mulai membangun kemandirian nelayan menuju kesejahteraan yang berkelanjutan,” tegas Ferry.