5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung — Transisi kendaraan listrik di PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung memperkuat efisiensi operasional dengan pengoperasian 51 unit kendaraan listrik hingga Mei 2026 di Bandar Lampung.
Program ini dinilai mampu menekan biaya energi dan perawatan sekaligus meningkatkan efektivitas layanan di lapangan. Kendaraan listrik tersebut telah dioperasikan untuk mendukung aktivitas layanan di seluruh wilayah kerja.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menegaskan bahwa transisi kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan efektivitas kerja di lapangan.
Menurutnya, efisiensi yang dihasilkan tidak hanya berasal dari pengurangan konsumsi bahan bakar, tetapi juga dari biaya perawatan yang lebih rendah dan sistem operasional yang lebih sederhana.
“Penggunaan kendaraan listrik memberikan efisiensi yang signifikan, baik dari sisi biaya energi maupun perawatan. Berdasarkan evaluasi operasional, penggunaan kendaraan listrik mampu memberikan penghematan biaya operasional hingga 61 persen dibandingkan kendaraan konvensional,” kata Rizky.
“Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk menghadirkan operasional yang lebih optimal tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat,” lanjutnya.
Salah satu pengguna kendaraan listrik di lapangan, Edi, menuturkan penggunaan kendaraan listrik cukup membantu aktivitas kerja di lapangan. Menurutnya, kendaraan listrik mudah dan nyaman digunakan, termasuk saat melintasi jalan menanjak.











