5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung tancap gas dalam meningkatkan kualitas infrastruktur kota. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Eva Dwiana, Pemkot memastikan proyek perbaikan jalan dan revitalisasi jalur pedestrian (trotoar) di sejumlah titik strategis akan segera dilaksanakan pada tahun 2026 ini.
Program ini menjadi salah satu prioritas utama Dinas Pekerjaan Umum (PU) melalui Bidang Bina Marga untuk mendorong mobilitas masyarakat sekaligus mempercantik estetika kota.
Fokus pada Kenyamanan Pejalan Kaki
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang fokus pada pengaspalan, tahun ini Pemkot memberikan perhatian khusus pada hak pejalan kaki. Terdapat empat ruas jalan protokol yang masuk dalam daftar revitalisasi pedestrian. Langkah ini diambil untuk:
-
Meningkatkan standar keselamatan pejalan kaki.
-
Menciptakan ruang publik yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas dan lansia.
-
Mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi di kawasan pusat kota.
Target Eksekusi Pasca-Lebaran
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Kota Bandar Lampung, Rayu R. Wiranegara, menyatakan bahwa seluruh persiapan teknis saat ini sedang dimatangkan.
“Mudah-mudahan setelah Lebaran kita sudah bisa mulai seluruh kegiatan ini. Saat ini semuanya sedang kita persiapkan,” jelas Rayu.
Dampak Bagi Ekonomi dan Mobilitas
Pembangunan berkelanjutan ini diharapkan tidak hanya memperlancar arus lalu lintas melalui perbaikan jalan dan jembatan, tetapi juga menghidupkan kembali kawasan bisnis di sepanjang jalan protokol. Dengan fasilitas pedestrian yang memadai, diharapkan warga lebih nyaman beraktivitas di luar ruangan, yang secara langsung akan berdampak positif pada geliat ekonomi lokal.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen agar pembangunan infrastruktur ini dilakukan secara merata dan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh warga Kota Tapis Berseri.





