“Jadi yang diinginkan bahwa masyarakat betul-betul paham pola kerja, karena bagaimanapun hitung-hitungannya sudah jelas,” paparnya.
“Tapi tadi September insyaallah sudah di-rigid ya, nah yang lainnya ditambah dengan rabat di Jalan Sutomo ini dengan lebar 1 meter di kanan kiri,” sambungnya.
Ia berharap pekerjaan yang berkualitas hasilnya akan baik, karena jalanan di daerah ini dengan lalu lintas yang cukup berat sekali.
Dalam kesempatan tersebut, Kontraktor Pelaksana pembangunan Jalan Dr. Sutomo, Sony menjelaskan bahwa proyek pembangunan jalan yang membentang dari Kecamatan Metro Pusat hingga Kecamatan Metro Utara tersebut dikerjakan oleh PT Insan Mandiri dengan nilai kontrak mencapai Rp 5.124.000.000.
“Dalam pembangunan Jalan Dr. Sutomo ini sekitar sepanjang 1,2 km dengan rigidnya sepanjang 580 termasuk rabat beton. Mudah-mudahan ini berjalan sesuai progres yang ada dan sesuai dengan penawaran kami, insya Allah September ini rigidnya akan kelar,” paparnya.

Sony juga memastikan jalan yang dibangun tersebut berkualitas baik. Selain itu, dirinya juga mengaku bahwa jalan yang dibangunnya ditargetkan rampung lima bulan ke depan.
“Kalau untuk difungsikan belum karena kontrak saya adalah 5 bulan, mungkin progres saya akan dipercepat supaya kegunaan daripada pembangunan ini bisa digunakan masyarakat dan tidak menghambat,” paparnya.
Kalau bicara masalah debu, itu seperti yang dibilang pak wali tadi adalah efeknya kira-kira begitu. “Kira-kira 5 bulan dari sekarang dan bulan Februari sudah bisa digunakan,” jelasnya.
Hal senada diutarakan Direktur CV AR Tekindo, Abdullah Firli Al-Farabi. Ia mengungkapkan bahwa Jalan Hassanudin di wilayah Kelurahan Yosomulyo tersebut mulai dikerjakan sejak dua pekan lalu.
“Memulai pembangunan ini sejak tanggal 3 Agustus 2023, dimulai dari tahap penggalian kemudian penghamparan base dan menggunakan vibratory sesuai dengan alat yang ditentukan saat tender,” paparnya.











