5W1HIndonesia.id, Pesawaran – Kepedulian masyarakat Indonesia terhadap lingkungan sekitar masih sangat tinggi. Ini ditunjukkan oleh predikat sebagai bangsa paling Dermawan yang dikeluarkan oleh Lembaga Amal Luar Negeri beberapa waktu lalu.
Kepedulian itu bisa dirasakan oleh masyarakat Dusun 3 Desa Persiapan Dantar, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. Pada Sabtu (31/10/2020), puluhan warga bergotong royong membangun kembali rumah Mbah Sakinem (76 tahun) yang sudah tak layak huni.
Kepala Dusun 3 Suratman saat ditemui tim Program ACT Lampung mengatakan warga sedang merehap rumah seorang janda lansia. Kondisi rumah Mbah Sakinem sudah tidak layak huni karena bagian dinding dan atap yang terbuat dari geribik sudah sangat keropos.
Untuk itu dengan dana hasil swadaya masyarakat, warga sukarela membongkar rumah dan membangun dengan kayu yang lebih kuat.
Program bedah rumah yang sudah berjalan rutin tersebut telah dirasakan manfaatnya. Hingga saat ini, sudah ada 2 rumah yang terbangun dari hasil patungan warga setempat.
Targetnya masih ada 20 rumah tidak layak huni lain harus terbangun supaya kokoh. Jumlah rumah yang tidak layak huni tersebut merupakan 25% dari total Kepala Keluarga yang mendiami Dusun 3.
Lanjut Suratman, kesulitan yang dialami warga selama proses pembangunan dirasakan saat mengangkut material dari bawah keatas karena kondisi topografi tanah berupa lereng dengan kemiringan cukup ekstrim.
“Melihat kondisi tanah yang cukup miring, bangunan disini lebih banyak yang semi permanen, untuk rumah Mbah Sanikem ini kami rombak total karena kayu sudah keropos semua. Disini masih ada 20 rumah yang menunggu diperbaiki. Kami berharap ada donatur yang mau bantu,” harapnya.










