Saat ini masyarakat di tengah pandemi sudah sadar untuk mematuhi penggunaan masker, ini sangat penting dalam mencegah mata rantai penularan Covid-19.
Lanjutnya, kegiatan yang sifatnya berkumpul tetap boleh dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan. Pihaknya selalu mengawasi dan menghimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan.
Sedangkan Dian Eka Darma Wahyuni Kepala Cabang Global Qurban – ACT Lampung ingin menjadikan momentum Hari Raya Idul Adha sebagai ajakan untuk terus bergotong royong membersamai masyarakat yang sedang dirundung kesulitan.
Dengan hadirnya Dapur Qurban Lampung akan lebih memaksimalkan penyaluran hewan kurban dari para pekurban, mitra dan donatur. Serta mengajak segenap relawan untuk berjibaku menolong sesama.
Pada pelaksanaan Dapur Qurban Lampung di Kangkung pihaknya melibatkan relawan setempat untuk menyiapkan perlengkapan. Selain itu relawan mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam Gebyar Pelajar Lampung (GPL) turut membagikan menu satai dan nasi kotak kepada penerima manfaat.
Lanjut Dian, hadirnya pandemi Covid-19 tak menyurutkan masyarakat dalam berderma, hal ini terlihat dari kontribusi Masjid-Masjid dan Dermawan yang menyalurkan daging kurban melalui Global Qurban.
Daging tersebut ditampung sementara dalam freezer yang kemudian dibagikan lagi maupun diolah menjadi masakan khas Nusantara.
“Bersyukur dalam kondisi Pandemi kami masih bisa membersamai dan bertatap muka langsung dengan warga penerima manfaat, tentu sarana cuci tangan, thermo gun, masker, sarung tangan dan kursi berjarak tetap kami siapkan dilokasi kegiatan, ini dalam rangka menjaga tim relawan maupun penerima manfaat dari penularan Covid-19,” tutupnya. (Rls/SA)











