5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menunjukkan komitmennya memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Ibu Kota Provinsi Lampung. Sebanyak 1.000 unit payung tenda dagangan dibagikan secara cuma-cuma kepada para pelaku UMKM.
Pembagian bantuan sarana usaha ini dilakukan di Gedong Semergou, pada Kamis (13/11). Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Bandar Lampung untuk menunjang aktivitas usaha masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian Kota Bandar Lampung, Ahmad Husna, yang hadir mewakili Walikota Eva Dwiana, mengatakan pembagian dilakukan bertahap selama dua hari, yakni tanggal 13 dan 14 November 2025.
“Sebanyak 1.000 payung tenda. Ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan usaha masyarakat,” ungkap Husna, Kamis (13/11).
Spesifikasi Lengkap dan Akses Pinjaman 0%

Husna menjelaskan, payung yang dibagikan memiliki spesifikasi lengkap sebagai penunjang dagangan luar ruangan yang kokoh. Payung tenda tersebut berukuran 60 inci dengan diameter 250–260 cm, dilengkapi double layer UV, tinggi terbuka 150 cm, serta pipa adjustable sepanjang 1,1 hingga 1,8 meter. Tak hanya itu, payung juga dilengkapi tripod segitiga berbahan besi.
Bantuan ini, lanjut Husna, adalah bentuk perhatian khusus dari Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, terhadap geliat UMKM di kota ini.
“Bunda Eva tidak hanya memberikan sarana usaha, tetapi juga mempermudah akses pembiayaan,” tegasnya.
Walikota Eva Dwiana melalui pesannya berpesan agar UMKM terus mendukung program pemerintah. Salah satu dukungan vitalnya adalah penyediaan pinjaman berbunga 0 persen alias tanpa bunga.
“Pelaku usaha bisa langsung datang ke Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi, atau Dinas Perdagangan untuk proses selanjutnya. Nantinya akan disalurkan melalui Bank Waway Bandarlampung,” tambah Husna.
Acara pembagian payung ini turut dihadiri oleh para camat dan lurah se-Kota Bandar Lampung. Pemkot berharap fasilitas dan akses pembiayaan mudah ini dapat membantu UMKM meningkatkan pendapatan, terutama bagi mereka yang berdagang di area terbuka. Dengan dukungan ini, Pemkot Bandar Lampung menegaskan komitmennya menjadikan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.











