5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mencatat masih adanya penumpang yang tertinggal kereta selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Periode angkutan yang berlangsung sejak 18 hingga 31 Desember 2025 ini menunjukkan pentingnya kedisiplinan waktu bagi para pelanggan.
Kepala PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Mohamad Ramdany, menegaskan bahwa seluruh perjalanan kereta api tetap dijalankan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, keterlambatan penumpang tidak dapat menjadi alasan untuk menunda keberangkatan.
“Kereta api berangkat sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun agar memiliki waktu yang cukup untuk proses pemeriksaan tiket dan persiapan keberangkatan,” ujar Ramdany pada, Rabu (31/12/2025).
Antisipasi Kemacetan Selama Libur Nataru
Ramdany juga mengingatkan bahwa selama masa liburan, lalu lintas menuju stasiun cenderung padat. Hal ini dapat menyebabkan keterlambatan jika tidak diantisipasi dengan baik.
“Kami menyarankan pelanggan untuk meluangkan waktu lebih banyak saat menuju stasiun, mengingat potensi kemacetan lalu lintas selama periode liburan cukup tinggi,” tambahnya.
Sebagai langkah antisipatif, KAI Divre IV Tanjungkarang mengimbau penumpang untuk tiba di stasiun minimal 30 menit hingga 1 jam sebelum jadwal keberangkatan, terutama pada jam-jam sibuk dan puncak arus mudik maupun balik Nataru.
Komitmen KAI: Tepat Waktu dan Nyaman
KAI Divre IV Tanjungkarang menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Ketepatan waktu, keamanan, dan kenyamanan menjadi prioritas utama selama masa Angkutan Nataru.
Dengan kedatangan lebih awal, penumpang diharapkan dapat menikmati perjalanan yang lebih tenang tanpa risiko tertinggal kereta. KAI juga mengajak masyarakat untuk terus mematuhi aturan dan jadwal yang telah ditetapkan demi kelancaran bersama.











