Bandar LampungLampungPemerintahan

Launching Gernas Tastaka, Wagub Lampung: Demografi Jadi Berharga Jika SDM Berkualitas

46
×

Launching Gernas Tastaka, Wagub Lampung: Demografi Jadi Berharga Jika SDM Berkualitas

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, membuka kegiatan Training of Trainer sekaligus melaunching Gernas Tastaka) Provinsi Lampung, di Balai Penggerak Guru, Senin (3/10/2022) || Foto: Istimewa

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampun, Chusnunia, membuka kegiatan Training of Trainer sekaligus melaunching Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka) Provinsi Lampung, di Balai Penggerak Guru, Senin (3/10/2022).

Ketua IGI Provinsi Lampung Irawan menjelaskan, pelatihan Tastaka ini dilaksanakan selama 6 hari, mulai tanggal 3-8 Oktober 2022 dengan menghadirkan narasumber/pelatih dari Jakarta.

Baca Juga  Ajak Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Gubernur dan Wagub Lampung Berbuka Puasa Bersama Pengusaha Apindo

Irawan juga menerangkan bahwa Gernas Tastaka yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas Guru SD/MI agar tidak buta matematika ini sudah berjalan sejak November 2018 dan sampai saat ini telah dilaksanakan di 35 Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Guna mencetak generasi yang berkualitas, salah satu hal yang harus ditingkatkan adalah kualitas pendidikan.

Baca Juga  Kabid Humas Polda Lampung Hadiri Pernikahan Kepala Divisi Bidang Humas GNP Tipikor Lampung

Ketua Umum NU Circle Gatot Priyo Utomo mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan tersebut diawali dari peningkatan kualitas pendidikan dasar, melalui para tenaga pengajarnya, agar menjadi pondasi yang kuat untuk tingkatan pendidikan selanjutnya.

Baca Juga  Wakil Gubernur Chusnunia Buka Rakor Tim Pembina UKS/M Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung

Gernas Tastaka, lanjut Gatot, diselenggarakan guna menyiapkan dan meningkatkan literasi numerasi anak-anak Indonesia memasuki bonus demografi dan menuju Indonesia Emas 2045.

Gatot juga menyebutkan, Gernas Tastaka guna melatih guru-guru tingkat dasar (SD/MI) untuk mengajar matematika secara sederhana, bernalar, kontekstual dan mendasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *