Bandar LampungLampungPemerintahan

Pembangunan Ruas Jalan Ngarip – Ulu Semong Ditarget Rampung Akhir 2024

21
×

Pembangunan Ruas Jalan Ngarip – Ulu Semong Ditarget Rampung Akhir 2024

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah meninjau progres pembangunan ruas jalan Provinsi Ngarip - Ulu Semong || Foto: Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah meninjau progres pembangunan ruas jalan Provinsi Ngarip - Ulu Semong || Foto: Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah meninjau progres pembangunan ruas jalan Provinsi Ngarip – Ulu Semong, Rabu (9/10/2024).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas BMBK Provinsi Lampung terus meningkatkan aksesibilitas dan perbaikan ruas jalan prioritas sepanjang tahun 2024 ini guna meningkatkan konektifitas antar wilayah Kabupaten/Kecamatan di Provinsi Lampung yang akan memacu pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah ruas-ruas jalan Provinsi yang dibangun.

Baca Juga  Rapat Gabungan FKD-MPU ke-23, Gubernur Lampung Ajak Bersinergi dan Saling Dukung Program Kerja Pembangunan Daerah

Ruas jalan Ngarip – Ulu Semong merupakan salah satu ruas jalan yang termasuk dalam 14 prioritas pembangunan ruas jalan Provinsi tahun 2024 dengan panjang 2,8 Kilometer dan alokasi anggaran sebesar kurang lebih Rp 15 miliar.

“Ini menuntaskan program pembangunan 14 ruas jalan prioritas, ini salah satunya ruas prioritas, kita selesai di sini, jadi sepanjang dari Talang padang – Ulubelu – Ngarip – Ulusemong – Lampung Barat sampai dengan Tugu Sari di Sumber Jaya itu tidak ada lagi jalan dalam kondisi tanah, kondisi baik semua dan mantap,” beber Taufiqullah.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi Pembangunan Desa untuk Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan

M. Taufiqullah menuturkan bahwa ruas jalan Ngarip – Ulusemong saat ini dalam tahap 60 persen penyelesaian dan masih 40 persen lagi dan diharapkan selesai sebelum akhir 2024.

Baca Juga  Pj Gubernur Lampung Pimpin Rapat Progres Pembangunan Kota Baru

“Ruas jalan ini merupakan ruas jalan alternatif menuju Lampung Barat, jadi jika ruas jalan utama menuju Lampung Barat terjadi longsor atau bencana alam bisa menggunakan jalur alternatif ini,” tandasnya. (Rls/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *