LampungPemerintahanPesawaran

Pj Gubernur Lampung Kunjungi Budi Daya Melon Hasil Tanaman Prajurit Korps Marinir Brigif 4 Mar/BS

30
×

Pj Gubernur Lampung Kunjungi Budi Daya Melon Hasil Tanaman Prajurit Korps Marinir Brigif 4 Mar/BS

Sebarkan artikel ini
Pj. Gubernur Lampung Samsudin mengunjungi budi daya melon hasil tanaman para prajurit Korps Marinir di Green House Budidaya Melon Inthanon di Brigif 4 Mar/BS || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Pj. Gubernur Lampung Samsudin mengunjungi budi daya melon hasil tanaman para prajurit Korps Marinir di Green House Budidaya Melon Inthanon di Brigif 4 Mar/BS || Foto: Adpim Pemprov Lampung

5W1HIndonesia.id, Pesawaran – Pj. Gubernur Lampung Samsudin mengunjungi budi daya melon hasil tanaman para prajurit Korps Marinir di Green House Budidaya Melon Inthanon di Brigif 4 Mar/BS, Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Selasa (5/11/2024).

Samsudin mengapresiasi peranan aktif Brigif 4 Mar/BS dalam mengembangkan buah melon inthanon melalui sistem hidroponik.

Baca Juga  Didampingi Pj. Gubernur Lampung, Mentan dan Wakasal Kunjungi Program Ketahanan Pangan Markas Komando Brigif 4 Padang Cermin

Menurutnya, budidaya buah melon yang dilakukan oleh para prajurit Korps Marinir ini menjadi inspirasi bagi semua dan sebagai salah satu langkah dalam memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Lampung.

“Saya berharap pengembangan buah melon inthanon ini menjadi sumber inspirasi dan motivasi untuk turut dikembangkan ditempat-tempat lain,” ujarnya.

Baca Juga  Pj Gubernur Lampung Terima Kunjungan Silaturahmi Selviana Larasati Pemenang Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara  XXV Tahun 2024

Melon inthanon ini sendiri merupakan jenis buah melon premium yang berasal dari negara Belanda dan masih tergolong langka di Indonesia.

Keuntungan dari budidaya melon inthanon secara hidroponik antara lain waktu tanam hingga panen yang cukup singkat yaitu selama kurang lebih 70 hari.

Baca Juga  Apel 3 Pilar Kamtibmas Provinsi Lampung, Pj Gubernur Dukung Penuh Upaya Jaga Stabilitas dan Persatuan di Pilkada Damai 2024

Tingkat keberhasilan panen mencapai 90% dengan kualitas berat buah 1,5-2 kg dan hasil produksi 1-2 buah per tanaman. (Rls/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *