LampungPemerintahanPesawaran

Bupati Pesawaran Pimpin Upacara Hari Amal Bhakti ke-7

47
×

Bupati Pesawaran Pimpin Upacara Hari Amal Bhakti ke-7

Sebarkan artikel ini
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti ke-79 yang dilaksanakan secara serentak oleh Kementerian Agama RI
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti ke-79 yang dilaksanakan secara serentak oleh Kementerian Agama RI

5W1HIndonesia.id, Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti ke-79 yang dilaksanakan secara serentak oleh Kementerian Agama RI.

Kegiatan ini digelar di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran pada Jumat (3/1/2025) dengan dihadiri oleh unsur Forkopimda, Pimpinan DPRD, serta para pegawai dan staf di lingkungan kantor Kementrian Agama Kabupaten Pesawaran.

Baca Juga  Upaya Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan, Pemkab Pesawaran Gelar Gerakan Pasar Murah

Peringatan Hari Amal Bhakti ke-79 mengusung tema “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas”.

Tema ini menjadi wujud nyata dari misi Asta Cita Pemerintah yang mengamanatkan Indonesia Emas dapat terwujud jika umat hidup rukun dan harmonis.

Dalam amanatnya melalui sambutan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Bupati Dendi menginstruksikan bahwa sebagai negara dengan masyarakat yang religius, suara pemimpin dan tokoh agama harus mampu menguatkan peran dalam kampanye penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam dan budaya yang sejalan dengan Asta Cita Presiden. Sebab suara agama sangat dibutuhkan dalam kampanye pencegahan kerusakan iklim.

Baca Juga  Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Provinsi  Lampung Berlangsung Khidmat

Bupati juga menyebut bahwa saat ini mata dunia tertuju pada Indonesia, yang diproyeksikan menjadi kiblat kerukunan dunia.

Ini juga menjadi tantangan bersama untuk terus merawat dan meningkatkan toleransi.

Baca Juga  Eva Dwiana Jamin Pendidikan Anak Korban Lift Jatuh Sekolah Az Zahra

Ditambah lagi secara geopolitik, krisis global juga terjadi akibat konflik berkepanjangan, akibatnya banyak negara merindukan kerukunan dan kedamaian.

“Dan Indonesia mempunyai harta yang tak tertakar nilainya yakni kerukunan umat beragama,” ujar Bupati Dendi.