5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung — PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung menggelar kegiatan Sosialisasi Desa Siaga Bencana 2026 di Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, khususnya di wilayah pesisir dan rawan banjir.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program Desa Siaga Bencana, PLN UID Lampung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyerahkan sejumlah peralatan tanggap darurat kepada Kelurahan Panjang Selatan.
Rinciannya yaitu: 25 unit life jacket, 10 unit headlamp, 5 unit lampu LED emergency surya, 15 unit ring buoy (pelampung penyelamatan) serta 1 unit pompa alkon 4 inch 5.5 HP Tsuzumi elektrik.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Lampung, Darma Saputra, menyampaikan bahwa keterlibatan PLN dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan masyarakat terhadap bencana.
“PLN tidak hanya menghadirkan keandalan listrik, tetapi juga berkomitmen hadir untuk masyarakat dalam situasi darurat. Melalui dukungan peralatan ini, kami berharap Kelurahan Panjang Selatan semakin siap, sigap, dan tangguh menghadapi potensi bencana,” ungkap Darma.
Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandar Lampung, Sarkoni, S.Sos., M.M., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun budaya sadar bencana di tingkat kelurahan.
“Desa atau kelurahan siaga bencana bukan hanya soal peralatan, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dan koordinasi yang baik. Dukungan dari PLN sangat membantu memperkuat kapasitas masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan awal saat terjadi bencana,” ungkap Sarkoni.











