Bandar LampungLampungPemerintahan

Wali Kota Bandarlampung Buka TMMD 2020 Secara Resmi

316
×

Wali Kota Bandarlampung Buka TMMD 2020 Secara Resmi

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia.id, Bandarlampung – Wali Kota Bandarlampung Herman HN membuka secara resmi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun Anggaran 2020, di Aula Gedung Semergou, Pemkot setempat, Selasa (22/9/2020).

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan rasa terimakasih kepada TNI melalui program TMMD ini, dalam rangka mendukung pembangunan secara menyeluruh hingga ke pedesaan.

“Saya terimakasih kepada TNI khususnya Kodim 0410 Kota Bandar Lampung, yang telah membantu Pemerintah Kota dalam membangun infrastruktur agar rakyat lebih sejahtera,” kata Herman HN.

Baca Juga  Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Gubernur Lampung Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dengan PLN

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0410 KBL, Kolonel Inf Romas Herlandes menerangkan, untuk pelaksanaan TMMD tahun ini mengusung tema ‘TMMD Pengabdian Untuk Negeri’ yang dipusatkan di Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumiwaras.

“Sasaran pokok pelaksanaan fisiknya antara lain yaitu pembangunan jembatan dan peninggian badan jalan sebab untuk mengantisipasi adanya banjir, sebab lokasi itu merupakan daerah rawan banjir,” jelasnya.

Baca Juga  Wali Kota Bandarlampung Tinjau Pengerukan Bendungan Sumur Putri

Kemudian terdapat juga pelaksanaan bedah rumah untuk sepuluh rumah warga, dua mushola, pembangunan Mandi Cuci Kakus (MCK) lima titik dan tiga poskamling.

“Itu tadi yang berupa sasaran fisik, kemudian untuk sasaran non fisiknya kita mengadakan penyuluhan kepada masyarakat dengan berbagai materi, tentang wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban, pertanian, kesehatan dan beberapa kegiatan lain agar tumbuh nilai nilai kebangsaan, nilai cinta tanah air, nilai gotong royong dan juga agar masyarakat mencintai produk dalam negeri,” bebernya.

Baca Juga  Sekdaprov Fahrizal Hadiri Paripurna DPRD Pembicaraan Tingkat II

Kemudian, terdapat juga program ketahanan pangan yang juga merupakan program nasional untuk masyarakat setempat, dengan memanfaatkan lahan pekarangan warga setempat.

“Karena kalo lahan di kota sudah cukup terbatas, jadi kita pakai lahan di pekarangan rumah dan perkantoran, terutama dengan cara hidroponik atau memakai polibag,” tandasnya. (AI/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *