5W1HIndonesia.id, Lampung Selatan – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan penanaman sebanyak 6.600 pohon di sepanjang koridor jalan tol dan rest area Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar-Kayu Agung.
Penanaman berlokasi di Jalan Trans Tol Sumatera (JTTS) Rest Area 87 A ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), Senin (25/1/2021) siang.
“Ini bukan pertama. Kemarin pada hari PU tanggal 3 Desember, kami menanam di semua bendungan di seluruh Indonesia oleh balai-balai kami,” papar Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) usai melakukan penanaman secara simbolis.
Jumlahnya ada sebanyak 476 ribu ha di kawasan sabuk hijau (green belt) bendungan supaya tidak ada sedimentasi.
“Nah ini kami gerakan lagi mumpung ini musim hujan di tol-tol. Terus nanti tanggal 22 Maret juga Hari Air Dunia,” sambungnya.
Oleh karenanya, sebelum hujan selesai pihaknya juga ingin menanam tidak hanya di kawasan bendungan tapi juga rumah susun, jalan nasional.
“Jadi memang kita gerakkan semua menanam ini,” tandasnya.
Sementara, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Danang Parikesit, menjelaskan penanaman ini merupakan suatu bagian dari rencana untuk menghijaukan seluruh jaringan jalan tol yang ada di seluruh Indonesia.
“Fokus kita salah satunya men-lanscaping ruang terbuka hijau kemudian yang kedua adalah soal perubahan iklim,” ungkapnya.
Lalu, kerjasama antara pengelola rest area dengan badan usaha jalan tol diharapkan juga sekaligus menjamin keberlangsungan dari program penghijauan jaringan jalan tol ini.
Program penghijauan perdana di Jalan Tol Bakauheni-Terbangi Besar-Kayu Agung akan ditanam 6.600 pohon kayu putih serta gaharu dimana ada 5.000 pohon akan ditanam sepanjang koridor tol hingga rest area dan 1.600 buah lain di sepanjang koridor luar rest area.
“Sehingga beberapa tahun kemudian bisa menghasilkan value dari penanaman pohon ini. Jadi tidak hanya sekedar menghijaukan tapi juga mendapat manfaat komersial juga,” paparnya.
“Harapan kami rest area maupun usaha jalan tol saling mendukung sehingga dapat memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat,” pungkasnya. (SA)





