Kesehatan

3 Jenis Masker yang Diklaim Efektif Tangkal Covid-19 Varian Delta

61
×

3 Jenis Masker yang Diklaim Efektif Tangkal Covid-19 Varian Delta

Sebarkan artikel ini
3 Jenis Masker Efektif Tangkal Covid-19 Varian Delta | 5W1HIndonesia.id

5w1hindonesia.id, Health – Penggunaan masker saat ini masih menjadi ‘senjata’ paling ampuh untuk memutus mata rantai penularan covid-19.

Tanpa terkecuali, masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi tetap diharuskan menggunakan agar terhindar dari tertularnya virus covid-19 berbagai varian yang ada saat ini.

Seiring dengan munculnya varian covid-19 yang lebih ganas. Penggunaan masker pun ditingkatkan stadarisasinya. Terutama untuk menghidari kemungkinan terpapar covid-19 varian delta yang saat ini sedang ‘mengamuk’ di berbagai negara termasuk di Indonesia.

Dikutip dari laman MSN, berikut beberapa jenis masker yang disarankan penggunaanya agar tidak terpapar covid-19 varian delta dan varian lainnya.

Baca Juga  Waspada Penularan Cacar Monyet, Dinkes Metro Minta Warga Terapkan PHBS

Masker N95

Foto: Ist

Masker N95 diklaim mampu memberikan perlindungan terbaik terhadap virus COVID-19. Masker N95 menyaring 95 persen partikel sekecil 0,3 mikron.

Michael Osterholm, director for the Center for Infectious Disease Research and Policy at the University of Minnesota, mengatakan untuk saat ini setiap orang harus meningkatkan dari masker kain mereka ke masker yang lebih berat seperti N95 dan K-N95.

The US Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengatakan penggunakan masker N95 harus di prioritaskan kepada enaga medis dan pekerja lain yang rentan terpapar COVID-19.

Baca Juga  Cara Cepat Menghilangkan Cegukan

Masker KN95

Foto: Ist

Masker KN95 mempunyai keunggulan yang sama dengan masker N95. Hanya saja, KN95 mengikuti standas AS sedangkan N95 mengikuti standar China.

Perbedaannya, masker N95 biasanya memiliki tali pengikat kepala, sedangkan masker KN95 memiliki penutup telinga.

Saat membeli masker KN95, lihat apakah masker tersebut memenuhi persyaratan yang serupa dengan yang ditetapkan oleh The National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).

Menurut CDC, masker ini sangat cocok digunakan bagi masyarakat yang mengharuskan melakukan kontak erat sepanjang hari dengan orang yang tidak tinggal satu rumah.

Baca Juga  Penumpang Tidak Memakai Masker Dilarang Naik KA Mulai 12 April

Masker Double

Foto: Ist

Anjuran penggunaan masker double atau rangkap diklaim mampu meminimalisir terpapar virus covid-19 varian delta.

Masker rangkap yang dimaksud adalah, penggunaan masker medis dan masker kain secara bersamaan.

Praktisi kesehatan dr Andi Khomeini Takdir, SpPD menyarankan masker medis dipakai duluan, dalam arti posisinya di lapisan paling dalam baru dilapisi dengan masker kain.

“Kenapa masker medisnya dulu yang di dalam? Karena dia kan punya lekukan yang akan menekan supaya lebih fit,” jelasnya dalam konferensi pers daring beberapa waktu lalu. (CR)

Sumber: Detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *