Bandar LampungLampung

Lagi Asik Bermain, Anak Umur 10 Tahun Hanyut Terseret Arus Sungai di Bandar Lampung

52
×

Lagi Asik Bermain, Anak Umur 10 Tahun Hanyut Terseret Arus Sungai di Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini
Seorang anak umur 10 tahun hanyut terbawa arus sungai saat bermain air hujan di Rajabasa Induk || Foto: Istimewa/5W1HINDONESIA.ID
Seorang anak umur 10 tahun hanyut terbawa arus sungai saat bermain air hujan di Rajabasa Induk || Foto: Istimewa/5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Peristiwa memilukan terjadi di Kelurahan Rajabasa Induk, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung. Seorang anak laki-laki bernama Satria (10), siswa kelas 4 Sekolah Dasar (SD), dilaporkan hanyut terbawa arus saat sedang bermain hujan di dekat aliran sungai, Jumat (06/03/2026).

Insiden tersebut terjadi di Jalan Abdul Hamid, Gang Suari. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu sedang bermain di pinggiran sungai yang berada tidak jauh dari kediamannya. Kondisi cuaca yang hujan lebat membuat debit air sungai meningkat drastis dengan arus yang sangat kuat.

Baca Juga  OJK dan TPKAD Lampung Barat Luncurkan Desa Perkasa di Pekon Hujan

Saksi Sempat Berupaya Menolong

Upaya penyelamatan sempat dilakukan oleh warga sekitar yang melihat kejadian tersebut. Raditya Anugrah, salah satu saksi mata di lokasi, mengungkapkan bahwa dirinya berusaha keras untuk menggapai tubuh korban saat Satria mulai terseret arus. Sayangnya, tenaga manusia kalah cepat dengan terjangan air.

“Saya sempat mencoba menyelamatkan, tapi tidak sempat terpegang karena arus air sangat deras,” ujar Raditya penuh sesal, Jumat (06/03/2026).

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Berikan Polis Asurani kepada 1.192 Nelayan

Tak menyerah sampai di situ, Raditya juga mengaku sempat melakukan penyisiran mandiri dengan menelusuri aliran sungai dari titik awal kejadian hingga lokasi terakhir korban terlihat. Namun, keberadaan Satria hingga kini masih belum ditemukan.

Proses Pencarian oleh Tim Gabungan

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).

Tim tersebut terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung dan Pihak Kepolisian.

Baca Juga  Bandar Lampung Juara Umum MTQ Lampung ke-50, ini Harapan Walikota Eva Dwiana

Hingga saat ini, petugas masih fokus menyusuri aliran sungai hingga ke bagian hilir. Medan yang cukup menantang dan kondisi cuaca menjadi faktor yang diperhatikan oleh tim di lapangan.

Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anak saat bermain di sekitar aliran sungai, khususnya dalam kondisi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di wilayah Bandar Lampung.