Bandar LampungLampungPemerintahan

Bank Sampah Sekolah Diluncurkan, Siswa Didorong Jadi Agen Perubahan Lingkungan

47
×

Bank Sampah Sekolah Diluncurkan, Siswa Didorong Jadi Agen Perubahan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Wagub Lampung Jihan Nurlela melaunching Program Bank Sampah Sekolah yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) SMAN 2 Bandar Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Wagub Lampung Jihan Nurlela melaunching Program Bank Sampah Sekolah yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) SMAN 2 Bandar Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Sementara, dari total 126 SMA/SMK/MA negeri dan swasta di Bandar Lampung, rata-rata sekolah menghasilkan 200–250 kg sampah per hari atau total 31 ton sampah per hari.

“Jadi bisa dibayangkan kalau itu sampah bisa selesai di sekolah bisa tidak dibuang sampai ke hilir atau Tempat Pembuangan Akhir betapa akan berkurangnya sampah-sampah yang tidak dikelola atau sampai di TPA,” kata Wagub.

Baca Juga  Wagub Jihan Tekankan Pembangunan Lampung Berbasis Lingkungan dan Ketangguhan Bencana

Lebih lanjut, Jihan menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan sinergi dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk siswa dan guru.

Di akhir, Wagub Jihan menyampaikan harapannya agar program ini dapat menjadi pola hidup berkelanjutan dan diwariskan ke generasi berikutnya.

“Saya titip program ini jangan hanya seremonial saja, tetapi benar-benar menjadi habit dan pola hidup,” tandasnya.

Baca Juga  Mahasiswa Kedokteran se-Sumatra Ikuti LKMM-SoK di Lampung

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy menyampaikan bahwa program bank sampah bukan hanya tentang kepedulian lingkungan, tetapi juga mengajarkan literasi keuangan kepada siswa.

“Program bank sampah ini menjadi suatu titik temu antara peduli lingkungan dengan literasi keuangan, bagaimana para siswa di sisi inklusif keuangan, bisa membuka akses keuangan berupa tabungan yang mereka peroleh nantinya dari hasil pengelolaan sampah,” ujar Otto.

Baca Juga  Bahas Penanganan Sampah, Wagub Lampung Terima Kunjungan Aktivis Yayasan BoemiKita

Menurutnya, ada tiga manfaat utama dari program ini, yakni manfaat ekonomi, manfaat pembentukan karakter, serta manfaat edukasi dan kesadaran lingkungan.

Program bank sampah sekolah ini turut mendapat dukungan dari berbagai lembaga keuangan seperti OJK, Bank Mandiri, BNI, BRI, BSI, Bank Lampung serta  Coca Cola Europacific partners dan Komunitas Sahabat Gajah. (Rls/SA)