Arinal menjelaskan dengan kolaborasi dan komitmen bersama antara pemeritah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan Pasar Natar akan berdampak positif secara signifikan bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam pembangunan Pasar Natar. Melalui revitalisasi pasar ini, kita berupaya menciptakan pasar tradisional yang lebih modern, nyaman, dan ramah pengunjung,” katanya.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan keinginan untuk membangun kembali Pasar Natar ini sangat direspon oleh Presiden Jokowi.
“Pak Jokowi kalau dengar keluhan rakyat itu langsung direspon. Begitu datang kemari (Pasar Natar) saya bilang kepada presiden, pasar ini pernah terbakar, pedagangnya banyak dan jadi andalan masyarakat. Tidak lama langsung pasarnya diperintah untuk dibangun,” ujar Zulhas.
Zulhas mengatakan dengan bangunan baru nantinya, Kecamatan Natar akan mempunyai pasar yang bagus, dan menjadi ikon Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Lampung Selatan.
“Ini atas kolaborasi kerjasama Pusat, Provinsi dan Kabupaten serta para pedagang sehingga pasar ini bisa kita wujudkan,” katanya.
Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Essy Asiah mengatakan dari kunjungan Presiden Jokowi ke Pasar Natar beberapa waktu lalu, pihak PUPR diberikan amanah untuk langsung menyiapkan pembangunan Pasar Natar ini.











