Debat kandidat perdana itu mengusung tema memajukan daerah dan menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah Kota Metro dan provinsi dengan nasional.
Kegiatan dimulai pukul 19.30 hingga selesai sekira pukul 22.00 WIB.
Selain siaran langsung di Facebook dan Instagram Anna Morinda, debat kandidat itu juga disiarkan langsung di TVRI dan akun YouTube KPU Kota Metro.
Kepada media, calon walikota Metro Anna Morinda mengaku akan melakukan sejumlah terobosan guna menjalankan program unggulan demi membangun Kota Metro kedepan.
Pihaknya akan mendigitalisasi anggaran dan potensi daerah serta program sekolah 12 tahun gratis dan menggerakan UMKM maupun kaum perempuan.
“Begitu juga permasalahan infrastruktur. Tentu kita koordinasi pusat untuk APBN dan juga Provinsi. Kita juga akan mendorong gerakan gotong royong. Dalam layanan publik kami target 100 hari kerja layanan dapat dirasakan cepat, murah, mudah, terbaik, dan unggul,” tuntasnya dalam Konferensi Pers usai debat kandidat.
Diketahui, gelaran tersebut dipandu oleh pembawa acara Muhammad Satria dan dua orang moderator yaitu Irsan Murhan serta dr. Isura Febrihartati.
Dalam ruangan debat, Anna Morinda didampingi dan disemangati oleh Calon Wakil Walikota Metro nomor urut 4 Fritz Akhmad Nuzir. Selain itu, masing-masing kandidat hanya dapat didampingi Empat orang timnya. (Rls/SA)











